"Pemerintah [bergerak] melalui Kementerian Kesehatan lewat program Germas. Itu salah satunya adalah untuk menekan angka obesitas maupun PTM," ujar Terawan saat melawat ke kantor TransMedia, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (29/10).
Terawan mengatakan, PTM, termasuk di antaranya obesitas, menjadi ancaman luar biasa bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Bahkan, lanjutnya, beban BPJS untuk PTM terhitung besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) sendiri merupakan program yang mengedepankan langkah promotif dan preventif yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.
Namun, jika menilik hasil Riskesdas 2018, program Germas nyatanya belum menunjukkan titik terang dalam mengatasi masalah kesehatan di Indonesia.
"Tren penyakit tidak menular [diabetes, hipertensi, obesitas] naik dibandingkan Riskesdas 2013. Indikator Germas [aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok] belum menunjukkan perbaikan dibanding Riskesdas 2013." Demikian kesimpulan hasil Riskesdas 2018.
Berkaca pada negara tetangga
Secara global, perhatian akan persoalan PTM termasuk obesitas telah begitu besar. Laporan teranyar dari World Obesity Federation (WOF) bahkan memprediksi, sebanyak 250 juta anak usia sekolah akan mengalami obesitas pada 2030 mendatang. Epidemi ini khususnya akan menjadi ancaman bagi negara-negara berkembang.
Beberapa negara telah lebih dulu mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk mengatasi tingginya angka PTM dan obesitas.
Baru-baru ini, Singapura mengeluarkan larangan peredaran iklan minuman berpemanis baik di media cetak, televisi, hingga daring untuk memerangi penyakit diabetes tipe-2 yang terus meningkat. Obesitas dan konsumsi gula menjadi faktor risiko utama diabetes tipe-2.
Sementara di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru sebatas menerapkan aturan pemberian label kandungan nutrisi pada kemasan makanan maupun minuman yang membantu masyarakat untuk mengetahui beragam risiko kesehatan yang diakibatkan.
Terawan sendiri berencana untuk mengadakan pembahasan dengan BPOM untuk membahas regulasi terkait sebaran makanan dan minuman tidak sehat.
"Itu harus dengan BPOM. Badan pengawas musti mengawasi makanan dan minuman tersebut," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (els/asr)