5 Rekomendasi Warteg Kekinian: Makan Tinggal Tunjuk Plus Wifi

tim, CNN Indonesia | Minggu, 17/11/2019 12:07 WIB
Ilustrasi Warteg (Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Datang dari Tegal, Jawa Tengah, Warung Tegal alias Warteg kini sudah jadi bagian dari kehidupan masyarakat Jakarta dan sekitarnya serta banyak kota di Indonesia, khususnya untuk mereka yang suka makan murah dan kenyang.

Data yang dihimpun Sour Sally Group (SSG) menyebut terdapat hampir 35 ribu jumlah Warteg yang ada di Jabodetabek.

Porsi yang besar, harga yang murah, dan rasa seperti makan di rumah membuat Warteg laris manis.  Pilihan lauk mulai dari telur, ayam dan ikan hingga macam-macam sayuran, dan tak lupa gorengan serta kerupuk membuat Warteg semakin diminati. Ditambah dengan segelas es teh manis akan melepas dahaga saat makan di Warteg. 


Paket komplit yang mengenyangkan di Warteg ini bisa didapatkan berkisar dari Rp10-20 ribu saja. 



Selain kenikmatan yang murah meriah dari Warteg, warung makan ini juga memiliki kesan negatif terutama masalah tempat dan kebersihan makan.

"Kami melakukan survei pasar kepada 72 responden dan menemukan masalah pada Warteg meliputi tikus, ada kucing? bau rokok, dan peralatan yang kurang higienis," kata CEO SSG Donny Pramono dalam media gathering Wowteg di SIAL Interfood, Jakarta, Rabu (13/11).

'Kekurangan' pada Warteg ini membuat sejumlah pegiat kuliner mencari cara untuk melakukan perbaikan pada Warteg. Sejumlah Warteg yang modern dan kekinian muncul sebagai pilihan baru. 

Warteg yang 'naik kelas' ini menawarkan kebersihan makanan dan kenyamanan tempat makan. Namun semua ini tentunya diikuti dengan penambahan harga juga. Warteg kekinian alias warteg naik kelas ini memiliki harga yang lebih mahal ketimbang Warteg pada umumnya.
HALAMAN :
1 2 3 4 5 6