Bahasa Tubuh Harry-Meghan Markle Sebelum Mundur dari Kerajaan

tim, CNN Indonesia | Kamis, 09/01/2020 17:17 WIB
Bahasa Tubuh Harry-Meghan Markle Sebelum Mundur dari Kerajaan Sebelum menggemparkan dunia dengan keputusan mundur dari Kerajaan Inggris, bahasa tubuh Meghan Markle dan Harry menunjukkan kerentanan.(DANIEL LEAL-OLIVAS / POOL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah menghabiskan liburan Natal dan Tahun Baru 2020, pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle muncul perdana di Canada House, London. Usai kunjungan perdananya ini, keduanya mengambil langkah berani dengan menyatakan mundur sebagai anggota senior Kerajaan Inggris. Keputusan ini menyebabkan berbagai reaksi dari kalangan kerajaan sampai warganet.

Rumor beredar bahwa sebenarnya sudah ada banyak pertanda awal tentang hal ini. Bahasa tubuh Meghan dan Harry saat mengunjungi Janie Charette, pejabat tinggi Kanada untuk Inggris di Canada House juga jadi perhatian.

Pakar tubuh Judi James menjelaskan bahwa pascaliburan enam minggu, bahasa tubuh Meghan menunjukkan sebuah kecanggungan dan rasa malu.


"Kunjungan pertama pasangan ini usai liburan Natal diikuti dengan ungkapan emosional dalam film dokumenter di Afrika Selatan pasti sangat menantang untuk mereka berdua. Meskipun adanya hubungan dengan kehidupan mereka di Kanada akan membantu untuk kembali ke kehidupan kerajaan," katanya dikutip dari Express.



"Dalam banyak hal, mereka mencoba membuat ini menjadi kunjungan pribadi, Meghan bahkan membawa coatnya sendiri di lengan kanannya ketika keluar dari sana. Ini berarti kalau 'pengaruh' kerajaan tentatif menjadi sedikit menyempit dalam beberapa hal. Dia bahkan memberikan sapaan ke orang-orang dengan gerakan yang malu-malu."

Di balik gerakan yang malu-malu, Meghan juga terlihat senang.

"Senyum Meghan menyiratkan rasa bahagia, namun dia kerap menyibak rambutnya di dagu. Ini melambangkan gerakan 'menghalangi' dan rasa malu."

Pasangan kerajaan yang baru saja mundur dari anggota senior kerajaan Inggris yang biasa memperlihatkan kasih sayang mereka di depan umum ini juga dianggap James sebagai bahasa tubuh yang menggambarkan ketegangan dan juga sedikit kecemasan.

"Semua sentuhan (kasih sayang) normal di antara mereka mungkin tak terlihat berubah, mereka juga masih memberikan tatapn penuh cinta dan berpegangan tangan untuk menggambarkan kalau mereka masih romantis seperti dulu," katanya.

"Tampaknya ada sedikit perubahan halus dari bahasa tubuh Harry. Ditambah ada beberapa gerakan yang bisa mengisyaratkan kecemasan dan perasaan tertekan."

James mengungkapkan bahwa sentuhan yang diberikan keduanya terbilang saling menguntungkan dan menunjukkan kalau mereka saling mendukung.

Selain itu, bahasa tubuh Harry juga terlihat sangat protektif terhadap istrinya.

Meghan markle dan Pangeran HarryFoto: PETER NICHOLLS / POOL / AFP
Meghan markle dan Pangeran Harry


"Harry sangat memperhatikan dan menjaga istrinya. Dia memberikan beberapa sentuhan punggung dan satu sentuhan tegas. Ini seperti sebuah upaya untuk membuat dia (Meghan) tetap terlindungi dan membuat mereka tetap bergerak," ucap dia.

"Dia memegang jasnya bersama-sama dengan satu tangan di atas perut. Ini terlihat seperti gerakan pemberi batasan atau penghalang. Di satu saat dia menggigit bibirnya, ini mengisyaratkan perasaan tegang." (chs)