Menguak Fakta Tren Tiktok Mencelupkan Testis ke Kecap Asin

tim, CNN Indonesia | Selasa, 28/01/2020 18:28 WIB
Menguak Fakta Tren Tiktok Mencelupkan Testis ke Kecap Asin Tren TikTok terkini adalah mencelupkan testis ke dalam kecap asin. (Istockphoto/taa22)
Jakarta, CNN Indonesia -- Demam TikTok ternyata tak cuma sekadar nge-dance seluruh badan dan jari ataupun video lucu-lucuan. Hanya saja kini 'warga' aplikasi ini juga tertarik dengan sains unik. Namun yang satu ini yang lebih tertarik adalah pria.

Tren terbaru untuk pria TikTok adalah mencelupkan testis mereka ke dalam kecap asin. Tujuannya, untuk mengetahui apakah mereka bisa ikut mencecap rasanya atau tidak.

Tren ini dimulai oleh seorang pengguna aplikasi bernama Regan. Dia ingin membuktikan kebenaran dari studi ilmiah yang dilakukan pada 2013 lalu. Studi ilmiah yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences mengungkapkan bahwa tikus bisa mencicip rasa menggunakan testikel mereka.


Regan pun mengajak pengikut akunnya untuk 'mencelupkan testikel mereka ke dalam 'sesuatu' karena ini untuk sains dan saya harus tahu.'

Pengguna lainnya pun ramai-ramai mencoba hal tersebut. Seorang pengguna mencelupkan alat vital mereka ke dalam kecap asin. Hal ini disadarkan pada studi yang mengklaim bahwa asam amino di dalam kecap asin juga bisa terdeteksi oleh testikel.


'Ya Tuhan, saya bisa merasakan asin," klaim James dikutip dari Men's Health.

Pengguna TikTok lainnya, GayGod mencoba mencelupkan testikel ke dalam jus jeruk dan juga kecap asin. Percobaan dengan menggunakan kecap asin berhasil, namun dengan jus jeruk ternyata tak begitu mulus.

"Saya tak merasakan apapun. Ini aneh," katanya dalam akun Youtubenya.

Dia mengungkapkan bahwa rasa yang terasa di lidah bukanlah rasa yang tercecap seperti saat Anda benar-benar makan kecap asin. Melainkan rasa seperti setelah sendawa.

Namun benarkah testis manusia bisa merasakan rasa?

Doktor Kieran Kennedy mengungkapkan bahwa ini hanyalah mitos, testis tak bisa merasakan.

"Saya tidak suka merusak kesenangan orang lain, tapi tak ada fakta yang mendukung kebenaran bahwa testis bisa merasakan rasa, dalam artian tradisional," katanya.

"Sejumlah penelitian telah menunjukkan bagaimana jaringan memiliki reseptor rasa, termasuk usus, hati, dan testis. Namun sebagian besar ini dilakukan pada hewan. Inilah yang memicu tren di TikTok."

Lebih lanjut Kennedy menjelaskan bahwa reseptor rasa yang ada di testis tidak seperti saat sedang makan.


"Tak ada bukti ilmiah atau medis untuk mendukung setiap klaim bahwa pria bisa merasakan sesuatu melalui testis mereka."

Melihat adanya beberapa orang yang mengklaim bahwa dia bisa mencicipi rasa garam di mulut melalui testisnya, Kennedy mengatakan kalau ini sebenarnya bukan 'merasakan' kecap atau garam yang sebenarnya.

Dikatakannya, ada beberapa penjelasan untuk rasa yang mungkin mereka alami. Salah satunya karena memori rasa.

"Ketika Anda memikirkannya, bahkan membayangkan mencicipi sesuatu yang asin, asam, maka liur akan terbentuk dan tercecap rasa tersebut," ucapnya.

"Adanya fakta bahwa orang-orang ini mempersiapkan kecap asin berarti mungkin mereka menghirup aroma kecap asin dan ini akan menjelaskan pengalaman rasa mereka."

Kennedy menambahkan bahwa mungkin saja tak akan ada masalah kesehatan jangka panjang namun ada risiko merasa gatal atau iritasi karena reaksi alergi pada testis yang sensitif. (chs)