Oleh karena itu, penting untuk melakukan deteksi dini dengan rutin mengukur tekanan darah. Mengukur tekanan darah dapat dilakukan di rumah dengan cara yang mudah. Setiap orang dewasa disarankan untuk rutin mengecek tekanan darah secara berkala.
"Tekanan darah dapat dilakukan sendiri dengan mudah di rumah," kata Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia, Tunggul D Situmorang dalam temu media di Jakarta, Kamis (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengukur tensi di rumah dinilai membuat orang lebih nyaman karena berada di lingkungan yang dikenali, sehingga terhindar dari lingkungan klinik atau fasilitas kesehatan yang dapat menimbulkan efek hipertensi jas putih dan terselubung.
Pengukuran tekanan darah di rumah juga dinilai lebih murah dibandingkan ke klinik karena hanya perlu menggunakan alat yang dibeli sekali berkisar mulai dari Rp150 ribu dan dapat digunakan berkali-kali untuk seluruh anggota keluarga. Direkomendasikan menggunakan alat pengukur tekanan darah elektronik atau semi-otomatis yang digunakan pada lengan atas.
1. Waktu
Pengukuran sebaiknya dilakukan pada pagi dan malam hari selama tiga hari berturut-turut.
Pengukuran di pagi hari dianjurkan dilakukan satu jam setelah bangun tidur, setelah buang air kecil, sebelum makan pagi, dan sebelum mengonsumsi obat antihipertensi.
Pengukuran pada malam hari dilakukan sebelum tidur.
Pada setiap pengukuran, ukur tekanan darah sebanyak tiga kali dengan jeda 1-2 menit. Hasil pengukuran adalah rata-rata dari tiga kali pengukuran atau dua kali pengukuran terakhir.
2. Pantangan
Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan. Seperti tidak merokok, makan, konsumsi minuman berkafein, dan berolahraga saat 30 menit sebelum pengukuran.
Anda juga disarankan tidak berbicara saat pengukuran. Berbicara dapat memengaruhi hasil tekanan darah.
Lihat juga:Resep: 'Jamu' Anti Kolesterol |
Pengukuran sebaiknya dilakukan pada ruangan yang tenang dan nyaman.
4. Posisi
Ukur tekanan darah saat sedang duduk, telapak kaki menapak pada lantai, punggung disandarkan, dan lengan diistirahatkan di meja.
Gunakan manset dengan ukuran yang sesuai dan lilitkan di lengan atas. Manset diposisikan sejajar dengan posisi jantung.
5. Hasil tekanan darah
Catat hasil pemeriksaan rutin tekanan darah rata-rata dan ulangi pemeriksaan secara berkala.
Hasil tekanan darah digolongkan dalam beberapa kategori:
- optimal di bawah 120/80 mmHg
- normal 120/80 mmHg-129/84 mmHg
- normal-tinggi 130/85 mmHg-139/89 mmHg
- hipertensi derajat 1 140/90 mmHg-159/99 mmHg
- hipertensi derajat 2 160/100 mmHg-179/109 mmHg
- hipertensi derajat 3 di atas 180/110 mmHg
Lihat juga:10 Penyakit yang Menyerang Milenial |
Orang dengan kategori normal-tinggi hingga hipertensi derajat 3 disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosis yang tepat serta penanganan yang sesuai.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)