Menengok Cara 'Mewah' Melindungi Diri dari Covid-19

Tim, CNN Indonesia | Senin, 06/04/2020 10:20 WIB
Menengok Cara 'Mewah' Melindungi Diri dari Covid-19 Ilustrasi. Setiap orang umumnya mengerahkan segala daya dan kemampuan untuk melindungi diri dan orang-orang yang dicintai dari ancaman Covid-19. (Dok. Freka.co.uk)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setiap orang punya cara yang berbeda untuk melindungi diri mereka dari infeksi virus corona (Covid-19). Umumnya, mereka mengerahkan segala daya dan kemampuan untuk melindungi diri dan orang-orang yang mereka cintai.

Uang memang tak bisa membeli imunitas. Tapi, uang bisa membantu untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang baik.

Klinik medis di London's Art Club, Lanserhof mencatat terdapat kenaikan 18 persen untuk pembelian layanan penunjang imun, Immune Plus Support Infusion. Layanan senilai 300 poundsterling atau Rp6 juta itu memberikan vitamin C dosis tinggi, asam amino, dan zinc yang memiliki peran penting meningkatkan sistem imun.


Lain lagi dengan pusat kebugaran Club 51 di West End, London. Gym ini menyediakan program kebugaran untuk melawan virus.

"Kami menyediakan program untuk semua klien kami yang berisi 10 cara yang bisa dilakukan untuk melindungi tubuh dari virus secara umum," kata pendiri Club 51, Jon Denoris, dikutip dari Forbes.

Program ini meliputi latihan kebugaran, pola makan, tidur, dan suplemen.

Lain lagi dengan orang-orang super kaya yang memilih untuk bepergian dengan jet pribadi. Perusahaan jet pribadi melaporkan kenaikan bisnis sejak virus corona mewabah.

Penggunaan jet pribadi dapat meminimalkan hubungan dengan orang lain sehingga risiko terinfeksi virus corona menurun.

Teruntuk keluarga yang disayangi, sejumlah orang juga membayar mahal untuk guru les selama anak belajar dari rumah. Tutors International mencatat terdapat kenaikan permintaan guru les saat virus corona merebak.

"Kami merekrut guru baru yang menyediakan tutor private untuk memenuhi permintaan," kata CEO Tutors Internasional.

Saat banyak orang yang membeli kebutuhan bahan pokok dalam jumlah banyak atau punic buying di supermarket, sejumlah orang yang berpenghasilan melimpah tak ikut-ikutan.

Mereka memilih membeli masker keluaran label mewah. Misalnya Airinium Urban Air Mask 2.0 seharga 54 poundsterling atau Rp1 juta laris terjual. Kini, banyak orang mengantre atau masuk dalam waiting list untuk mendapatkan masker tersebut.

Di sisi lain, beberapa orang enggan berbelanja barang mewah. Toko ritel mewah diperkirakan merugi hingga US$44 miliar karena orang-orang kaya tidak berbelanja. Industri produk-produk mewah di China, Inggris, dan Italia juga kehilangan pembeli.

[Gambas:Video CNN]

(ptj/asr)