Resep Sehat Susu Kurma ala Grab

Grab, CNN Indonesia | Minggu, 31/05/2020 20:58 WIB
Pedagang kurma menata barang dagangannya di Pasar Tanah Abang, Jakarta, 10 Mei 2019. Saat bulan Ramadan, permintaan buah kurma meningkat tiga lipat dibanding hari biasa. CNN Indonesia/Hesti Rika Ilustrasi kurma. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejak lama, kurma telah jadi panganan banyak keluarga di Indonesia, bahkan saat Ramadan telah usai. Tak hanya manis rasanya, kurma juga disukai karena memiliki banyak khasiat kesehatan seperti menjaga pencernaan, menangkal radikal bebas, bahkan membantu menurunkan berat badan.

Jika masih ada buah bernama Latin Phoenix dactylifera itu di rumah, menu sehat susu kurma bisa menjadi pilihan agar tak bosan menyantapnya. Bahan-bahan pembuatan pun tak sulit didapat. Berikut takaran bahan dan cara membuat susu kurma.

Bahan-bahan
50 gr gula pasir
150 gr gula merah
2 sdm tepung maizena
400 ml susu
150 ml black tea yang sudah diseduh
Kurma sesuai selera
Cara membuat:
Tuangkan gula pasir dan gula merah ke dalam panci berisi air, masak hingga mendidih
Masukkan tepung maizena yang sudah dilarutkan, aduk hingga kental, sisihkan
Siapkan susu dalam gelas, tambahkan black tea
Masukkan gula yang sudah dimasak, tambahkan es batu dan buah kurma
Tuangkan teh susu


Susu kurma lezat nan sehat siap dinikmati.

Namun terkadang, baru tersadar ada beberapa bahan yang ternyata tak tersedia, atau sudah habis di rumah. Jangan khawatir jika pergi keluar untuk berbelanja tak menjadi opsi, Grab lewat GrabMart selalu siap membantu. Bahkan, seluruh bahan pembuatan susu kurma bisa didapatkan lewat GrabMart, termasuk buah kurma itu sendiri.

Grab mengingatkan agar konsumen tak lupa memberi alamat dengan benar. Di tengah pembatasan sosial yang sedang berlangsung di sejumlah kota di Indonesia, tidak jarang mitra pengemudi harus berputar-putar mencari jalan yang bisa dilalui.

Selain itu, GrabMart juga menerapkan pengantaran tanpa kontak, di mana pelanggan bisa menghubungi mitra pengantar lewat fitur chat untuk meletakkan belanjaan. Sehingga, pelanggan mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan tetap menjaga jarak. Hal itu sesuai dengan komitmen Grab yang memprioritaskan keamanan dan kesehatan pelanggan serta mitra pengemudi. (rea)