'Nasib' Paris Couture Week di Tengah Pandemi Covid-19

Fandi Stuerz, CNN Indonesia | Senin, 06/07/2020 08:01 WIB
Viktor&Rolf Haute Couture Spring/Summer 2020 Dalam couture, setiap prosesnya dilakukan dengan tatap muka. Tak ada yang online di antara desainer, model, sampai calon klien. Tapi kini?(Dok. Viktor&Rolf Haute Couture)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ada beberapa ritual sebuah pertunjukan haute couture di Paris: undangan ditulis dengan tangan, dikirim dengan sebuket bunga; sebelum show, para undangan, kebanyakan para klien dan selebirit papan atas, bertukar gosip sambil menyisip sampanye; sepanjang show, para model mengenakan baju buatan tangan yang tiada duanya.

Dalam couture, setiap prosesnya dilakukan dengan tatap muka. Tak ada yang online di antara desainer, model, sampai calon klien.

Bukan cuma yang terlibat di area show, tak ada alasan untuk tak bertatap muka langsung dalam soal couture. Jarak bukan alasan. Bagi para klien yang tidak bisa hadir di Paris, sampel dan tampilan runway bahkan bisa saja diterbangkan ke Dubai, New York, hingga Shanghai setelah show usai, demi mencapai salah satu syarat couture, yakni keterlibatan klien dan proses fitting secara langsung.
 
Paling tidak, itulah beberapa tradisi sebelum pandemi virus corona.
 
Kini, untuk pagelaran couture musim dingin 2020/2021, haute couture, yang merupakan bentuk konstruksi garmen terunggul, harus menanggalkan unsur-unsur yang membuatnya istimewa: akses eksklusif, keintiman dan hubungan intens antara desainer dan klien, kontak sosial mulai dari atelier hingga showroom, serta keterlibatan seluruh panca indra sepanjang prosesnya. 


Undangan dikirim melalui surel, show dilakukan secara daring dan disiarkan melalui beberapa platform secara bersamaan, dan lebih banyak orang dapat menyaksikan show yang biasanya tertutup untuk umum. Klien dapat memesan melalui telepon atau pesan singkat, dan proses pemilihan dilakukan dengan panggilan video. Tanpa kehadiran langsung, tanpa sentuhan. Pandemi mengubah semua hal termasuk syarat couture.

Dan untuk pertama kalinya, Paris Couture Week akan dilakukan dengan cara yang berbeda. Paris Couture Week akan berlangsung dari hari Senin (6/7) hingga Rabu (8/7).

Ketika couture memutuskan untuk melakukan pertunjukkan fashion secara online, sebagian rumah mode dan pekan mode beberapa negara sudah memutuskan melakukan cara serupa lebih dulu. Namun disadari memang tak mudah untuk melakukan hal baru dan beralih dari cara 'konvensional' yang nyaman ke dalam sesuatu yang baru dalam waktu singkat. Semua butuh waktu dan persiapan demi kenyamanan. 

Rumah mode yang ikut serta

Menjadi anggota Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM), badan di bawah Kementerian Perindustrian Prancis yang menangani bidang fashion, merupakan keharusan bagi sebuah rumah mode untuk bisa masuk dalam kalender resmi. 

Guo Pei Couture Spring Summer 2020Foto: CNN Indonesia/ Fandi Stuerz
Guo Pei Couture Spring Summer 2020

Keanggotaan FHCM terdiri dari tiga kategori. Anggota permanen terdiri dari rumah mode legendaris seperti Chanel, Christian Dior, Schiaparelli, dan Maison Margiela, serta rumah mode independen seperti Maurizio Galante, Giambattista Valli, Alexis Mabille, Stephane Rolland, Julien Fournie, Alexandre Vauthier, Franck Sorbier, Bouchra Jarrar, dan Adeline Andre.

Berikutnya adalah keanggotaan koresponden, yakni rumah mode yang tidak berbasis di Paris seperti Elie Saab, Viktor & Rolf, dan Valentino. Iris van Herpen juga menjadi anggota koresponden terbaru, setelah sebelumnya berada di kategori anggota tamu, bersama dengan rumah mode Ralph & Russo, Guo Pei, dan Ronald van der Kemp.

Tak ikut show

Giorgio Armani, yang juga merupakan anggota koresponden dengan label Prive, memutuskan untuk tidak mengadakan show di musim ini. Begitu pula rumah mode Givenchy, yang baru saja memiliki direktur kreatif yang baru, Matthew Williams. Rumah mode Balenciaga, yang sebelumnya mengumumkan akan meluncurkan koleksi couture di musim ini, juga menunda koleksi perdana Demna Gvasalia di panggung couture sejak menjadi desainer Balenciaga di tahun 2016.

Cara menyaksikan couture show daring

FHCM telah menyiapkan laman daring yang akan menayangkan couture show secara livestream. Meskipun show dari beberapa rumah mode akan terbatas bagi para pemegang akreditasi dan klien, Anda tetap dapat mengikuti sebagian besar dari anggota resmi melalui laman resmi Paris Couture Week. 
 

 

 

(chs)

[Gambas:Video CNN]