6 Gejala Asam Urat Selain Nyeri Sendi

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 12:37 WIB
Doctor consulting with patient Knee problems Physical therapy concept Ilustrasi. Di luar nyeri sendi yang intens, ada beberapa gejala asam urat lain yang jarang disadari. (Istockphoto/ SARINYAPINNGAM)
Jakarta, CNN Indonesia --

Asam urat merupakan penyakit umum yang menyerang banyak orang. Beberapa gejala asam urat seperti nyeri sendi umumnya mudah dikenali. Namun, ada beberapa tanda lain yang jarang disadari.

Penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit yang menyerang persendian. Penyakit ini terjadi akibat kadar asam urat dalam darah yang terlalu tinggi. Penumpukan asam urat akan membentuk kristal di persendian yang dapat memicu rasa nyeri dan pembengkakan.

Laki-laki berusia 30 tahun ke atas lebih berisiko mengalami asam urat. Sementara pada perempuan, risiko asam urat muncul saat memasuki masa menopause.


Nyeri sendi yang intens menjadi salah satu gejala umum dari penyakit tersebut. Rasa sakit yang umumnya menyerang pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari ini bisa mencapai 4-12 jam.

Di luar nyeri sendi, ada beberapa gejala asam urat lain yang tak disadari banyak orang. Berikut mengutip berbagai sumber.

1. Rasa sakit luar biasa di tengah malam

Asam urat dua kali lebih mungkin terjadi pada malam hari daripada siang hari. Mengutip situs kesehatan persendian, Creaky Joints, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti suhu tubuh yang lebih rendah dan minimnya asupan air saat tidur. Kedua kondisi tersebut disebut memicu penumpukan asam urat.

2. Kelelahan

Serangan asam urat akan menimbulkan rasa lelah layaknya seseorang yang terjangkit flu. Saat serangan terjadi, seseorang juga mungkin mengalami demam.

3. Benjolan di sekitar sendi

Benjolan ini dikenal dengan istilah 'tophi' yang merupakan penumpukan kristal asam urat. Tophi paling sering muncul pada pasien asam urat kronis.

"Tophi tak bersifat permanen. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat melarutkan kristal ini sehingga [tophi] hilang," ujar ahli reumatologi, Joseph Huffstutter.

4. Rasa tidak nyaman pada persendian

Setelah rasa sakit akibat serangan mereda, biasanya akan timbul perasaan tidak nyaman pada sendi. Ketidaknyamanan ini bisa berlangsung selama hitungan hari hingga pekan.

Mengutip situs kesehatan Mayo Clinic, serangan selanjutnya umumnya akan berlangsung lebih lama dan memengaruhi lebih banyak persendian.

5. Peradangan dan kemerahan

Bagian sendi yang terkena umumnya akan membengkak, terasa hangat, dan berwarna kemerahan.

6. Rentang gerak terbatas

Tak hanya menimbulkan rasa nyeri, asam urat juga akan membuat pengidapnya kesulitan menggerakkan bagian persendian tubuhnya secara normal.

Jika gejala asam urat seperti nyeri yang intens datang tiba-tiba dan menyerang persendian, Anda disarankan untuk menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. Asam urat yang tidak diobati dapat membuat rasa sakit semakin memburuk dan memicu kerusakan sendi.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK