Tanda Tanaman Hias Terlalu Banyak Disiram

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 09/09/2020 08:04 WIB
Terlalu banyak disiram justru membuat tanaman tidak sehat dan berisiko layu. Berikut beberapa tanda tanaman hias Anda terlalu banyak disiram. Ilustrasi. Terlalu banyak disiram justru membuat tanaman tidak sehat dan berisiko layu. (iStockphoto/ronstik)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menyiram tanaman hias merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga agar tanaman tetap hidup. Namun, sering kali karena terlalu bersemangat, banyak orang terlalu sering menyiram tanaman hias.

Terlalu banyak menyiram tanaman justru dapat membuat tanaman tidak sehat dan berisiko layu. Beberapa jenis tanaman juga tak bisa menerima jumlah air yang terlalu banyak. Anda harus segera menyetop pemberian air saat tanda-tanda kelebihan air muncul agar tanaman tak mati.

Jumlah air yang dibutuhkan tanaman sangat beragam tergantung pada jenis, ukuran, dan lokasi tumbuh. Rata-rata tanaman perlu disiram setiap 2-4 hari sekali. Tanaman yang kecil butuh lebih sering disiram dari pada yang berukuran besar. Tanaman yang terkena paparan sinar matahari lebih banyak juga membutuhkan air lebih banyak dibandingkan yang tumbuh di dalam ruangan.


Berikut tanda-tanda tanaman hias terlalu banyak disiram, mengutip Metro UK.

1. Tanah basah, tapi tanaman layu

Tanda tanaman terlalu sering disiram adalah kondisi tanah yang basah, tapi daun justru layu dan cenderung lunak. Sebaliknya, jika daun layu cenderung kering, berarti tanaman kurang air.

2. Akar busuk

Perhatikan akar tanaman. Jika akar tampak busuk, menghitam, dan lembek saat disentuh, berarti tanaman terlalu banyak air. Terlalu banyak air membuat asupan oksigen ke akar berkurang.

3. Muncul jamur

Kehadiran jamur pada tanaman dan tanah juga dapat menjadi pertanda tanaman terlalu sering disiram. Jamur atau agas menyenangi tempat yang lembap seperti tanaman hias yang terlalu sering disiram.

4. Daun cokelat

Daun yang berubah warna menjadi cokelat merupakan tanda yang muncul pada tanaman yang terlalu sering disiram atau kurang disiram. Coba perhatikan tanah untuk mendapatkan informasi tambahan. Jika tanah kering, maka berarti tanaman kekurangan air. Sebaliknya jika basah berarti tanaman kelebihan air.

Cara Menyelamatkan Tanaman Kelebihan Air

Terdapat sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan tanaman yang kelebihan air.

1. Menghilangkan akar yang mati atau busuk.

2. Mengganti tanah yang sudah berbau busuk.

3. Berhenti menyiram tanaman. Siram hanya saat tanah sudah mulai kering.

4. Memastikan oksigen sampai ke dalam tanah dan akar. Dapat dilakukan dengan menggemburkan atau memecah tanah dan membuat lubang lubang kecil.

5. Memindahkan tanaman ke tempat lain.

(ptj/asr)

[Gambas:Video CNN]