7 Manfaat Kol Ungu: Rendah Kalori hingga Cegah Kanker

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 20/10/2020 10:42 WIB
Kol ungu termasuk sebagai salah satu sayuran padat nutrisi seperti brokoli dan kangkung. Berikut manfaat kesehatan dari kol ungu. Ilustrasi. Padat akan nutrisi, kol ungu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. (iStockphoto/kaanates)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kol ungu termasuk sebagai salah satu sayuran padat nutrisi seperti brokoli dan kangkung. Hal itu membuat sayuran satu ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Rasanya tak jauh berbeda dengan kol hijau. Namun, kol ungu lebih kaya akan senyawa bermanfaat untuk kesehatan, seperti tulang dan jantung yang lebih sehat. Sayuran ini juga dianggap dapat menurunkan tingkat peradangan dan melindungi tubuh dari jenis kanker tertentu.

Melansir Healthline, berikut manfaat kesehatan dari kol ungu yang terbukti secara ilmiah.


1. Rendah kalori, kaya nutrisi

Kol ungu termasuk sebagai salah satu sayuran rendah kalori. Meski demikian, kol ungu mengandung sejumlah nutrisi yang mengesankan.

Dalam 89 gram kol ungu mentah mengandung nutrisi berikut:

- Kalori: 28

- Protein: 1 gram

- Karbohidrat: 7 gram

- Serat: 2 gram

- Vitamin C: 56 persen dari kebutuhan harian

- Vitamin K: 28 persen dari kebutuhan harian

- Vitamin B6: 11 persen dari kebutuhan harian

- Vitamin A: 6 persen dari kebutuhan harian

- Kalium: 5 persen dari kebutuhan harian

- Tiamin: 5 persen dari kebutuhan harian

- Riboflavin: 5 persen dari kebutuhan harian

Selain itu, kol ungu juga mengandung zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, tembaga, dan seng.

2. Sumber antioksidan

Kol ungu juga merupakan sumber antioksidan dan senyawa tanaman bermanfaat lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel.

Beberapa kandungan antioksidan pada kol ungu di antaranya vitamin C, karotenoid, dan flavonoid. kandungan antioksidan pada kol ungu sering kali lebih tinggi daripada kol hijau.

Selain antioksidan, kol ungu juga merupakan sumber sulfophrane yang baik. Sulfophrane merupakan senyawa kaya sulfur yang terbentuk saat kol mentah dipotong dan dihancurkan. Sulfophrane dikaitkan dengan manfaat kesehatan jantung dan diklaim dapat membantu melawan kanker.

3. Melawan peradangan

Kol ungu diketahui dapat melawan peradangan yang berkontribusi pada timbulnya berbagai penyakit kronis.

Sebuah studi menemukan, varietas kol ungu tertentu dapat mengurangi penanda peradangan pada usus hingga 22-40 persen. Para peneliti menduga kemampuan untuk melawan peradangan ini muncul dari kandungan sulfophrane pada kol ungu yang bersifat anti-inflamasi.

Selain itu, kol ungu juga diketahui dapat mengurangi nyeri payudara, bengkak, dan peradangan akibat peningkatan suplai ASI dan aliran darah selama periode awal pasca-melahirkan.

An ECG heart monitor printout with a stethoscopeIlustrasi. Kandungan antosianin pada kol ungu membawakan manfaat untuk kesehatan jantung. (Istockphoto/clubfoto)

4. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan antosianin pada kol ungu membawakan manfaat untuk kesehatan jantung. Antosianin merupakan senyawa antioksidan flavonoid yang memberikan warna khas pada kol ungu.

Sebuah studi besar menemukan bahwa perempuan yang secara teratur mengonsumsi makanan kaya akan antosianin dalam jumlah besar dapat mengurangi risiko serangan jantung sebanyak 11-32 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi makanan tersebut.

Asupan antosianin yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih rendah, yang sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung.

Kol ungu mengandung lebih dari 36 jenis antosianin. Hal ini menjadikan kol ungu sebagai sumber terbaik untuk menyehatkan jantung.

5. Memperkuat tulang

Kol ungu mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang, seperti vitamin C, vitamin K, magnesium, mangan, dan seng.

Misalnya, 89 gram kol ungu mentah mengandung sekitar 56 persen kebutuhan harian vitamin C yang berperan dalam pembentukan tulang dan melindungi sel-sel tulang dari kerusakan.

Kol ungu juga mengandung 28 persen kebutuhan harian vitamin K. Beberapa bukti menemukan, vitamin K berperan dalam menjaga tulang tetap sehat.

6. Mencegah kanker

Kol ungu diklaim dapat membantu melindungi tubuh dari jenis kanker tertentu. Para ahli percaya, kandungan sulfophrane dan antosianin berperan dalam hal ini.

Beberapa penelitian menemukan, asupan tinggi sayuran silangan seperti kol ungu dapat berdampak pada risiko 18 persen lebih rendah terhadap kanker usus besar. Konsumsi sayuran silangan juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara.

Selain itu, ada juga bukti yang menunjukkan bahwa sulfophrane dapat membantu tubuh membunuh sel kanker atau mencegah perkembangan serta penyebarannya.

7. Meningkatkan kesehatan usus

Kol ungu disebut dapat meningkatkan fungsi usus. Beberapa bukti memperlihatkan bahwa konsumsi kol ungu dapat menurunkan peradangan di usus dan mengurangi perkembangan lesi di usus.

Selain itu, kol ungu juga merupakan sumber serat yang baik. Asupan serat yang baik dapat menjaga kesehatan usus dan membuat pencernaan lebih lancar.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK