Dubai Punya Air Mancur Terbesar di Dunia

CNN Indonesia | Selasa, 27/10/2020 13:50 WIB
Setelah memiliki gedung pencakar langit tertinggi di dunia, kini Dubai kembali memecahkan rekor dengan air mancur terbesar di dunia. Palm Fountain, air mancur terbesar di Dubai. (AFP/KARIM SAHIB)
Jakarta, CNN Indonesia --

Emirat yang serba mewah, Dubai, memecahkan rekor air mancur terbesar di dunia pada hari Kamis (22/10), ketika kota Teluk berusaha untuk meningkatkan sektor pariwisata yang terpukul parah di tengah pandemi virus Corona.

The Palm Fountain, yang luasnya 1.335 meter persegi, terletak di distrik perbelanjaan dan makan The Pointe di Palm Jumeirah, sebuah pulau buatan manusia berbentuk palem.

Orang-orang yang mengenakan masker, untuk menjaga keamanan dari virus Corona, berkumpul pada Kamis malam untuk menonton pertunjukan air mancur yang dihias lampu warna-warni.


"Guinness World Records senang melihat The Palm Fountain memecahkan gelar air mancur terbesar," kata Shaddy Gaad, Manajer Pemasaran Senior di Guinness World Records dalam sebuah pernyataan, seperti yang dikutip dari Bangkok Post.

"Air mancur ini adalah contoh tonggak lain dalam pencapaian arsitektur Dubai," katanya, seraya menambahkan bahwa Guinness menyatakannya "Sangat Menakjubkan".

Dubai, salah satu dari tujuh emirat yang membentuk Uni Emirat Arab, telah memegang sederet gelar rekor dunia - termasuk gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, dan mobil polisi tercepat dalam pelayanan, Bugatti Veyron.

Kota yang menarik jutaan wisatawan ini telah menjadi salah satu air mancur terbesar di dunia di dekat Burj Khalifa.

Air mancur baru memiliki lebih dari 3.000 lampu LED, 7.500 pancuran dan dapat menembakkan air hingga 105 meter, menurut Guinness.

Bulan lalu, seniman Inggris, Sacha Jafri, memecahkan rekor kanvas seni terbesar berukuran 1.595 meter persegi, juga di Dubai, kata Guinness.

Seniman kontemporer berusia 44 tahun itu mengatakan dia berharap dapat mengumpulkan setidaknya US$30 juta untuk mendanai inisiatif kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak di bagian dunia yang miskin.

Dubai, yang memiliki ekonomi paling terdiversifikasi di kawasan Teluk yang kaya minyak, telah terpukul parah oleh perlambatan virus korona.

PDB-nya telah menyusut 3,5 persen pada kuartal pertama, setelah dua tahun pertumbuhan sedang.

Pariwisata telah lama menjadi andalan emirat, yang menyambut lebih dari 16 juta pengunjung tahun lalu.

Sebelum pandemi melumpuhkan perjalanan global, targetnya adalah mencapai 20 juta tahun ini.

Dubai sekarang sebagian besar terbuka untuk bisnis dan pariwisata, tetapi tingkat infeksi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

(ard/ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK