7 Manfaat Zat Besi untuk Kesehatan

CNN Indonesia | Jumat, 30/10/2020 16:10 WIB
Manfaat zat besi bagi tubuh begitu besar, terutama dalam produksi dan sirkulasi darah. Ilustrasi sel darah merah. (iStockphoto/Design Cells)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meski tampak sepele, manfaat zat besi begitu besar terutama dalam produksi dan sirkulasi darah. Paul Thomas, konsultan ilmiah untuk National Institutes of Health, mengatakan alasan terbesar tubuh memerlukan zat besi adalah untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh sel tubuh.

Zat besi jadi salah satu komponen penting pada hemoglobin (Hb). Melansir dari WebMD, Hb sendiri berfungsi mengikat oksigen dari paru-paru. Jadi ketika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah sehat berkurang, sel-sel tubuh tidak mendapat pasokan oksigen, anemia dan tubuh jadi lemas.

Selain distribusi oksigen ke sel-sel tubuh, berikut beberapa manfaat zat besi untuk kesehatan.


1. Menyokong pembentukan sel darah merah ibu hamil

Kehamilan menuntut asupan zat besi lebih banyak dari biasanya. Produksi sel darah merah meningkat drastis untuk menyuplai oksigen dan nutrisi ke janin. Ibu hamil yang kekurangan zat besi bisa berisiko melahirkan prematur dan bayi lahir dengan berat badan kurang.

Karena manfaat zat besi begitu besar untuk ibu hamil dan janin, maka kebutuhan zat besi mutlak dipenuhi. Melansir dari Medical News Today, perempuan dewasa (19-50 tahun) memerlukan asupan zat besi 18 miligram per hari. Sedangkan ibu hamil kebutuhannya menjadi 27 miligram per hari. Penuhi kebutuhan zat besi dari konsumsi kacang-kacangan, susu kedelai, atau daging merah.

2. Jaga suplai energi

Zat besi berperan sebagai pengangkut oksigen dan mendistribusikannya ke otot dan otak. Dengan kata lain, zat besi berperan dalam performa fisik dan kewaspadaan. "Jika Anda kekurangan oksigen di tubuh, Anda akan merasa lemas," ujar Thomas mengutip dari WebMD.

Tubuh loyo, lemas juga Anda sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung atau mood memburuk.

3. Mempercepat pemulihan luka

Luka di permukaan kulit tidak akan segera tertutup dan pulih tanpa peran zat besi. Pemulihan luka memerlukan suplai sel darah merah beserta nutrisi dan oksigen yang cukup. Sel darah merah sehat memerlukan zat besi yang berperan dalam pembentukan Hb. Saat kekurangan zat besi, Anda akan mendapati pemulihan luka lebih lama dari biasanya.

4. Melawan kerontokan rambut

Salah satu tanda kekurangan zat besi adalah rambut rontok. Melansir dari Stylecraze, studi yang diterbitkan European Journal of Dermatology menemukan perempuan mengalami kerontokan rambut berlebih saat kekurangan zat besi. Studi melaporkan asupan zat besi rendah meningkatkan kerontokan khususnya pada perempuan yang belum masuk masa menopause.

Manfaat zat besi juga untuk menjaga tekstur rambut dan mengurangi kekusaman rambut dengan meningkatkan asupan oksigen dan nutrisi ke akar dan kulit kepala.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

Selama masa pandemi, pastikan kecukupan asupan zat besi Anda. Zat besi berperan dalam sistem imun tubuh. Mengutip dari Stylecraze, berdasarkan Institut Linus Pauling zat besi bermanfaat untuk sistem imun termasuk diferensiasi dan poliferasi limfosit T dan produksi spesies oksigen reaktif yang melawan patogen.

6. Meredakan PMS

Premenstrual syndrome (PMS) mau tidak mau membuat perempuan merasakan gejala tidak nyaman pada tubuh jelang menstruasi. Untuk meredakan dan mengurangi kepala pening, perubahan mood, tekanan darah naik, juga kram, baiknya mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi.

Riset dari University of Massachusetts, perempuan yang melakukan diet kaya akan zat besi memiliki risiko lebih rendah mengalami PMS daripada perempuan yang mengonsumsi zat besi lebih sedikit.

7. Membuat kulit 'glowing'

Manfaat zat besi pun bisa dirasakan oleh kulit. Zat besi membantu menjaga kilau kulit dengan mengaktivasi vitamin B. Melansir dari Everyday Health, ahli dermatologi Soheil Simzar menyarankan untuk mengonsumsi suplemen jika mengalami kekurangan zat besi.

Anda bisa mendapatkan asupan zat besi untuk kulit glowing lewat konsumsi bayam, kerang, dan kacang mete. Konsumsi suplemen sebaiknya tidak sembarangan. "Terlalu banyak zat besi bisa mengakibatkan kerusakan radikal bebas pada kulit," imbuhnya.

(els/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK