Lift Tertinggi Dunia Menjulang di Hutan 'Avatar' China

CNN Indonesia | Rabu, 18/11/2020 11:50 WIB
China punya lift luar ruangan tertinggi di dunia, tepatnya di Taman Hutan Zhangjiajie, yang pemandangannya mirip Hutan Pandora dalam film Avatar. Turis di dalam lift tertinggi di dunia yang menembus Taman Hutan Zhangjiajie. (AFP/WANG ZHAO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menjulang lebih dari 300 meter di atas permukaan tebing yang menginspirasi lanskap untuk film blockbuster "Avatar", lift luar ruangan tertinggi di dunia mengajak wisatawan melihat pemandangan yang menakjubkan.

Tiga lift bertingkat di Taman Hutan Zhangjiajie, China, menaiki tebing hanya dalam 88 detik, wahana terkini saat pariwisata domestik perlahan pulih di China setelah virus Corona memaksa langkah-langkah perjalanan yang ketat dan penguncian awal pada tahun ini.

Lift ini mengantarkan wisatawan ke puncak permukaan batu pasir yang mengilhami bulan hutan fiksi Pandora - rumah bagi orang-orang Na'vi yang berkulit biru - dari film sukses yang dibesut James Cameron tahun 2009.


"Salah satu alasan utama kami datang adalah situs tersebut menginspirasi Avatar," kata Qiao Ke (45) yang melakukan perjalanan dalam lift bersama keluarganya.

"Film itu sangat mengesankan kami. Dan sangat indah di sini."

"Struktur geologisnya sangat cocok menggunakan elevator sebagai alat transportasi, maka kami membuat Elevator Bailong ini", jelas Liu Jie, direktur perusahaan pengelola lift, yang namanya berarti "Hundred Dragons."

"Sebelumnya hanya ada kereta gantung dengan kapasitas terbatas, sehingga wisatawan harus menunggu lama," tambah Liu.

Alternatif lainnya adalah dengan berani mendaki selama tiga jam dengan berjalan kaki.

"Ini sangat cepat," kata pensiunan Jin Shihao kepada AFP setelah menyelesaikan perjalanan, yang tiketnya seharga 129 yuan (Rp276 ribuan) untuk pulang dan pergi.

Sekitar 8.000 turis naik lift setiap hari. Namun, jumlahnya masih turun secara signifikan dari rata-rata 14 ribu per hari sebelum pandemi Covid-19 membubarkan perjalanan wisata dunia.

[Gambas:Video CNN]



(AFP/ard)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK