Baju Hazmat Melenggang di Panggung Catwalk China

tim, CNN Indonesia | Kamis, 10/12/2020 09:05 WIB
Sebuah manufaktur pembuatan baju Hazmat China memamerkan koleksi APD mereka dalam gelaran China-Dandong Fashion Week ilustrasi (AFP/ROBYN BECK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Baju hazmat atau APD jadi busana wajib buat para tenaga medis selama pandemi Covid-19. Praktis, baju hazmat hanya akan Anda temui di rumah sakit atau lokasi khusus isolasi pasien Covid-19. Namun di China, baju hazmat rupanya 'naik panggung' lewat pertunjukan mode.

Sebuah manufaktur pembuatan baju Hazmat China memamerkan koleksi mereka dalam gelaran China-Dandong Fashion Week. Menurut Yu Wenfu, juru bicara produsen perlengkapan medis, pihaknya lebih mengembangkan dari segi material maupun serat.

"Meski baju lebih tebal, sifat penyerapan dan kenyamanan lebih tinggi daripada desain yang lama," ujar Yu dalam sebuah video yang diunggah di laman Facebook South China Morning Post.


Desain baju hazmat rata-rata mengambil warna dasar putih. Baju dilengkapi penutup kepala dan penutup wajah transparan. Namun aksen warna terdapat pada bagian garis tengah baju, lengan, kaki dan melingkar di leher. Baju hazmat ini disebut memiliki teknologi antiair.

"Dokter yang mengenakan baju hazmat ini tidak akan banyak berkeringat. Mereka lebih aman dan lebih nyaman

Dalam gelaran ini, dipamerkan pula baju-baju pelindung untuk beragam profesi. Ada koleksi baju untuk pemadam kebakaran juga petugas kebersihan.

Sementara itu di 2020, nilai ekspor baju hazmat China diperkirakan mencapai US$70 miliar atau sekitar Rp985 triliun. Penggunaan baju hazmat sangat penting untuk tenaga medis untuk mencegah penularan. Selain tenaga medis Covid-19, dokter gigi pun wajib mengenakan baju hamat juga alat pelingdung diri lain berupa masker, kacamata google, dan sarung tangan.

[Gambas:Youtube]

(els/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK