Studi: Produk Susu Baik untuk Kesehatan Jantung

tim, CNN Indonesia | Jumat, 08/01/2021 08:37 WIB
Penelitian telah menunjukkan bahwa susu baik untuk jantung untuk konsumsi dalam jumlah sedang. Ilustrasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa susu baik untuk jantung untuk konsumsi dalam jumlah sedang. (Daria-Yakovleva/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selama beberapa waktu, sempat muncul perdebatan terkait baik dan buruk produk susu untuk kesehatan jantung. Namun berdasarkan penelitian, mengonsumsi produk susu baik untuk jantung.

Penelitian itu menolak klaim bahwa mengonsumsi susu atau makan yoghurt dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular karena lemak, kolesterol, asam lemak jenuh, dan kemungkinan laktosa.

Studi yang diterbitkan European Heart Journal ini meneliti dampak produk susu pada kesehatan jantung. Penelitian ini terdiri dari 136.384 responden yang dipantau selama sembilan tahun.


Studi ini bertujuan untuk menilai dan memahami bagaimana konsumsi produk susu (seperti susu, yoghurt, keju, dll.) akan berdampak pada kesehatan Anda.

Selama periode penelitian, 6.796 kematian dan 5.855 kejadian jantung dilaporkan.

Data analisis mengungkapkan bahwa responden (dewasa) yang mengonsumsi dua porsi atau lebih memiliki risiko penyakit jantung 22 persen lebih rendah, risiko kematian terkait jantung 23 persen lebih rendah, dan risiko stroke 34 persen lebih rendah - dibandingkan dengan orang dewasa yang tidak mengonsumsi susu sama sekali.

Susu baik untuk jantung

Alih-alih hanya mempelajari matriks kompleks dari makanan olahan susu, sebagaimana dilansir Boldsky, para peneliti juga memeriksa komponen dalam produk susu, untuk mengungkap bukti teoritis bahwa memang berperan dalam meningkatkan kesehatan jantung seseorang.

Dimulai dengan vitamin D, ini membantu meningkatkan profil lipid darah Anda, meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur tekanan darah.

Kandungan kalsium membantu dengan menurunkan resistensi pembuluh darah dan tekanan darah serta membatasi penyerapan lemak dengan mengikat asam lemak untuk membentuk sabun yang tidak larut.

Kandungan kalium, magnesium dan fosfor dalam produk susu membantu dalam mengatur tekanan darah seseorang. Selain itu, protein dan peptida bioaktif membantu meningkatkan rasa kenyang, kadar lemak dalam darah dan mengurangi tekanan darah tinggi.

Asam lemak susu seperti asam linoleat terkonjugasi memiliki sifat anti-inflamasi dan juga membantu meningkatkan profil lipid darah dan meningkatkan sensitivitas insulin dan toleransi glukosa.

Mengandung berbagai nutrisi seperti asam amino, lemak tak jenuh, vitamin K-1 dan K-2, kalsium dan probiotik, mengonsumsi produk olahan susu (dalam jumlah sedang) dapat membantu tubuh Anda dengan berbagai cara.

Sebuah studi review yang dilakukan di Monash University di Australia mengungkapkan bahwa mengonsumsi produk susu, terutama susu (dalam jumlah sedang) memiliki risiko hipertensi yang lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi lebih sedikit produk susu.

Sumber nutrisi penting yang kaya yang dibutuhkan untuk berfungsinya tubuh Anda dengan baik, produk susu ini merupakan sumber beberapa nutrisi termasuk protein, kalsium, seng dan vitamin B12. Selain susu baik untuk jantung, ini juga membantu meningkatkan tekanan darah dan kepadatan tulang Anda.

Bukti penelitian pada September 2019 ini menunjukkan bahwa konsumsi makanan olahan susu, termasuk susu, keju, dan yoghurt dapat membantu melindungi kesehatan jantung Anda, tapi kuncinya adalah dalam jumlah sedang.

Produk susu harus dikonsumsi dengan cara yang terkontrol karena pa pun yang berlebihan tidak baik untuk tubuh dan diri Anda sendiri.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK