Mengenal Sepsis, Kondisi Wimar Witoelar Sebelum Tutup Usia
CNN Indonesia
Rabu, 19 Mei 2021 10:31 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Sepsis merupakan kondisi medis bentuk respons tubuh terhadap infeksi parah. (iStockphoto/ugurhan)
Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan Juru Bicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Wimar Witoelar meninggal dunia pada Rabu (19/5). Wimar mengembuskan napas terakhirnya pada usia 75 tahun.
"Terima kasih doanya untuk rekan-rekan media, teman-teman, dan sahabat WW [Wimar Witoelar] di mana pun berada. Mohon WW dimaafkan. WW sudah pergi dengan tenang sekitar pukul 9 pagi," tulis Direktur InterMatrix Communication (IMX), Erna Indriana, dalam pesan singkat.
Sebelum tutup usia, Wimar menghadapi kondisi kritis akibat sepsis yang dialaminya. Wimar juga sempat menjalani perawatan intensif di RS Pondok Indah, Jakarta.
Sepsis merupakan kondisi media yang disebabkan oleh timbulnya peradangan akibat infeksi. Sepsis menjadi respons tubuh terhadap infeksi parah yang kerap kali menimbulkan kematian.
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 48,9 juta kasus sepsis pada tahun 2017. Sebanyak 11 juta di antaranya menyebabkan kematian. Dengan kondisi sedemikian rupa, sepsis menyumbang 20 persen pada angka kematian global.
Masih pada data yang sama, hampir setengah dari seluruh kasus sepsis secara global terjadi pada anak-anak. Sebanyak 2,9 juta di antaranya menyebabkan kematian anak-anak di bawah usia lima tahun (balita).
Jika tak ditangani dengan cepat dan tepat, sepsis dapat menyebabkan syok septik, kegagalan banyak organ, dan kematian.
Mengutip Healthline, sepsis berkembang saat senyawa kimia yang dilepaskan sistem kekebalan tubuh ke aliran darah untuk melawan infeksi menyebabkan peradangan di seluruh tubuh.
Pada dasarnya, infeksi apa pun bisa memicu sepsis. Namun, ada beberapa jenis infeksi yang paling umum memicu sepsis, di antaranya radang paru-paru, infeksi perut, infeksi ginjal, dan infeksi pada aliran darah.
Tak hanya itu, peningkatan resistensi antibiotik juga dapat memicu sepsis. Resistensi terjadi saat antibiotik kehilangan kemampuannya untuk melawan atau membunuh patogen seperti virus dan bakteri penyebab infeksi.
Simak tahapan dan gejala sepsis pada halaman berikutnya.
Ada tiga tahap sepsis, yakni sepsis; sepsis berat; dan syok septik. Penting bagi Anda untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami beberapa gejalanya. Semakin dini penanganan yang dilakukan, semakin besar peluang untuk bertahan hidup.
Sepsis, gejalanya meliputi:
- demam di atas 38 derajat Celcius atau suhu tubuh di bawah 36 derajat Celcius - detak jantung cepat, lebih tinggi dari 90 detak per menit (bpm) - laju pernapasan cepat, lebih tinggi dari 20 tarikan napas per menit - adanya infeksi yang dikonfirmasi
Sepsis parah terjadi bila tubuh mengalami kegagalan organ. Anda perlu segera mendapatkan pertolongan jika memiliki satu atau lebih dari gejala berikut:
- bercak kulit yang berubah warna - penurunan intensitas buang air kecil - perubahan kondisi mental - jumlah trombosit rendah - masalah pernapasan - fungsi jantung abnormal - menggigil karena penurunan suhu tubuh - tidak sadar - kelelahan ekstrem
Sementara itu, syok septik meliputi semua gejala sepsis parah, ditambah dengan tekanan darah yang sangat rendah. Dalam catatan Mayo Clinic, syok septik memiliki angka kematian mendekati 50 persen.
Tak hanya itu, sepsis berat dan syok septik juga dapat menyebabkan komplikasi berupa gumpalan darah kecil yang terbentuk di seluruh tubuh. Gumpalan ini akan menghalangi aliran darah dan oksigen ke organ vital, yang dapat meningkatkan risiko kegagalan organ dan kematian jaringan.
Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan Juru Bicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Wimar Witoelar meninggal dunia pada Rabu (19/5). Wimar mengembuskan napas terakhirnya pada usia 75 tahun.
"Terima kasih doanya untuk rekan-rekan media, teman-teman, dan sahabat WW [Wimar Witoelar] di mana pun berada. Mohon WW dimaafkan. WW sudah pergi dengan tenang sekitar pukul 9 pagi," tulis Direktur InterMatrix Communication (IMX), Erna Indriana, dalam pesan singkat.
Sebelum tutup usia, Wimar menghadapi kondisi kritis akibat sepsis yang dialaminya. Wimar juga sempat menjalani perawatan intensif di RS Pondok Indah, Jakarta.
Sepsis merupakan kondisi media yang disebabkan oleh timbulnya peradangan akibat infeksi. Sepsis menjadi respons tubuh terhadap infeksi parah yang kerap kali menimbulkan kematian.
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 48,9 juta kasus sepsis pada tahun 2017. Sebanyak 11 juta di antaranya menyebabkan kematian. Dengan kondisi sedemikian rupa, sepsis menyumbang 20 persen pada angka kematian global.
Masih pada data yang sama, hampir setengah dari seluruh kasus sepsis secara global terjadi pada anak-anak. Sebanyak 2,9 juta di antaranya menyebabkan kematian anak-anak di bawah usia lima tahun (balita).
Jika tak ditangani dengan cepat dan tepat, sepsis dapat menyebabkan syok septik, kegagalan banyak organ, dan kematian.
Mengutip Healthline, sepsis berkembang saat senyawa kimia yang dilepaskan sistem kekebalan tubuh ke aliran darah untuk melawan infeksi menyebabkan peradangan di seluruh tubuh.
Pada dasarnya, infeksi apa pun bisa memicu sepsis. Namun, ada beberapa jenis infeksi yang paling umum memicu sepsis, di antaranya radang paru-paru, infeksi perut, infeksi ginjal, dan infeksi pada aliran darah.
Tak hanya itu, peningkatan resistensi antibiotik juga dapat memicu sepsis. Resistensi terjadi saat antibiotik kehilangan kemampuannya untuk melawan atau membunuh patogen seperti virus dan bakteri penyebab infeksi.
Simak tahapan dan gejala sepsis pada halaman berikutnya.
Tahap dan Gejala Sepsis
Ilustrasi. Sepsis merupakan kondisi medis bentuk respons tubuh terhadap infeksi parah. (Istockphoto/Thekopmylife)
Ada tiga tahap sepsis, yakni sepsis; sepsis berat; dan syok septik. Penting bagi Anda untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami beberapa gejalanya. Semakin dini penanganan yang dilakukan, semakin besar peluang untuk bertahan hidup.
Sepsis, gejalanya meliputi:
- demam di atas 38 derajat Celcius atau suhu tubuh di bawah 36 derajat Celcius - detak jantung cepat, lebih tinggi dari 90 detak per menit (bpm) - laju pernapasan cepat, lebih tinggi dari 20 tarikan napas per menit - adanya infeksi yang dikonfirmasi
Sepsis parah terjadi bila tubuh mengalami kegagalan organ. Anda perlu segera mendapatkan pertolongan jika memiliki satu atau lebih dari gejala berikut:
- bercak kulit yang berubah warna - penurunan intensitas buang air kecil - perubahan kondisi mental - jumlah trombosit rendah - masalah pernapasan - fungsi jantung abnormal - menggigil karena penurunan suhu tubuh - tidak sadar - kelelahan ekstrem
Sementara itu, syok septik meliputi semua gejala sepsis parah, ditambah dengan tekanan darah yang sangat rendah. Dalam catatan Mayo Clinic, syok septik memiliki angka kematian mendekati 50 persen.
Tak hanya itu, sepsis berat dan syok septik juga dapat menyebabkan komplikasi berupa gumpalan darah kecil yang terbentuk di seluruh tubuh. Gumpalan ini akan menghalangi aliran darah dan oksigen ke organ vital, yang dapat meningkatkan risiko kegagalan organ dan kematian jaringan.