Studi: Kasur Empuk Tingkatkan Risiko Kematian Mendadak Bayi

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 18/05/2021 21:00 WIB
Studi terbaru menemukan, tempat tidur yang empuk dan lembut meningkatkan risiko kematian mendadak pada bayi. Ilustrasi. Studi terbaru menemukan, tempat tidur yang empuk dan lembut meningkatkan risiko kematian mendadak pada bayi. (Istockphoto / Simon Dannhauer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sudden infant death syndrome (SIDS) menjadi salah satu penyebab utama kematian pada bayi. Angka kasusnya tak kunjung menurun dari tahun ke tahun.

Kini, studi terbaru menemukan keterkaitan antara SIDS dengan lingkungan tidur bayi yang tidak nyaman seperti alas tidur yang terlalu empuk.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics ini mencatat 5 ribu kasus SIDS sepanjang tahun 2011-2017. Para peneliti menemukan, hampir 70 persen di antaranya tidur di lingkungan yang tidak sesuai dengan pedoman tidur bayi.


"Biasanya [SIDS] terkait dengan tempat tidur empuk, seperti ada selimut, bantal," ujar Rachel Moon dari American Academy of Pediatrics, yang tidak terlibat dalam penelitian, melansir CNN.

Moon mengatakan, tempat tidur dewasa yang empuk dan lembut serta sofa bisa sangat berbahaya bagi bayi.

"Banyak orang tua fokus pada posisi tidur, tapi tidak mempertimbangkan alas tidur, atau menghilangkan penggunaan kasur empuk," kata Moon.

Moon menyarankan agar bayi tidur dalam posisi telentang di keranjang bayi atau permukaan yang datar dan kokoh. Simpan keranjang bayi dekat dengan tempat tidur orang tua. Tidak boleh ada apa pun di dalam keranjang bayi, kecuali seprai tipis sebagai alas.

Penelitian mengenai faktor risiko SIDS mulai dikenali pada tahun 1969 silam. Kala itu, peneliti menemukan bahwa bayi yang tidur telentang di permukaan keranjang bayi yang datar dan kokoh dikaitkan dengan risiko rendah SIDS.

Bertahun-tahun setelahnya, berbagai kampanye digencarkan. Kampanye mengingatkan para orang tua untuk menghindari tempat tidur empuk atau selimut di area tidur bayi, termasuk bantal dekoratif, mainan, atau apa pun.

Berikut rekomendasi tidur untuk bayi.

1. Bayi harus tidur telentang sampai usia 1 tahun.
2. Tidur telentang juga berlaku pada bayi dengan gastroesophageal reflux (GERD). Anatomi saluran napas bayi dan refleks muntah akan mencegah serangan GERD pada bayi saat tidur.
3. Jika bayi tertidur di kursi mobil, kereta dorong, ayunan, gendongan bayi, pindahkan bayi ke permukaan tidur yang kokoh di bagian punggungnya sesegera mungkin.
4. Pastikan alas tidur bayi, keranjang bayi, atau tempat bermainnya kokoh dan tidak ada lekukan pada permukaan saat bayi berbaring di atasnya.
5. Tak ada barang apa pun yang ada di tempat tidur, kecuali bayi dan seprai sebagai alas.
6. Orang tua sangat tidak disarankan berbagi tempat tidur dengan bayi.
7. Jangan pernah menempatkan bayi di sofa, bantal, atau permukaan empuk lainnya.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK