Anjuran Pakai Masker Rangkap, Seberapa Efektif?

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 18/06/2021 17:16 WIB
Di tengah kembali melonjaknya kasus infeksi virus corona (Covid-19), anjuran untuk mengenakan masker rangkap kembali disampaikan. Ilustrasi. Di tengah kembali melonjaknya kasus infeksi virus corona (Covid-19), anjuran untuk mengenakan masker rangkap kembali disampaikan. (iStockphoto/Kemal Yildirim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah kembali melonjaknya kasus infeksi virus corona (Covid-19), anjuran untuk mengenakan masker rangkap kembali disampaikan. Namun, apakah masker rangkap efektif mencegah paparan virus?

Anjuran itu disampaikan oleh Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) melalui sebuah unggahan Instagram-nya. "Mulai pakai dua masker untuk pencegahan Covid-19 yang lebih optimal," bunyi tulisan dalam gambar yang diunggah pada Kamis (17/6).

RSUI menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker rangkap yang terdiri dari masker medis dan masker kain. Selain penggunaan masker rangkap, untuk meningkatkan pencegahan paparan SARS-CoV-2, Anda juga disarankan mengikat simpul tali masker.


"Hasil studi Center for Disease Control and Prevention (CDC) mengenai efektivitas masker menunjukkan bahwa penggunaan dua lapis [rangkap] masker atau menyimpulkan tali masker dapat menyaring virus corona penyebab Covid-19 sampai dengan 90 persen," tulis RSUI.

[Gambas:Instagram]



Studi CDC yang dilakukan pada awal 2021 lalu menemukan bahwa penggunaan masker rangkap atau ganda dapat menghalangi 92,5 persen partikel yang berpotensi menular.

Namun, CDC tidak menyarankan masyarakat untuk menggabungkan dua masker medis sekaligus. CDC juga tak merekomendasikan penggunaan rangkap dengan masker KN95.

"Masker sekali pakai tidak dirancang agar demikian. Memakai lebih dari satu masker [medis] tidak akan meningkatkan efektivitas," tulis CDC.

Hal yang sama juga ditemukan dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Internal Medicine. Masker ganda tak hanya menambahkan lapisan kain pelindung, tapi juga menghilangkan celah terbuka atau area masker yang tidak pas.

Namun, penggunaan masker rangkap harus dilakukan dengan tepat. Misalnya saja tidak dalam keadaan longgar.

"Kami telah menemukan bahwa memakai dua masker yang dipakai longgar tidak akan memberikan Anda perlindungan yang pas," tulis para peneliti.

Berikut cara mengecek apakah masker yang digunakan telah pas.

1. Tempelkan tangan ke area pipi yang berdekatan dengan telingan atau yang tidak tertutupi masker.
2. Tarik dan embuskan napas. Pastikan tidak ada udara yang mengalir dari area tersebut.
3. Periksa juga hal yang sama pada mata. Pastikan tidak ada aliran udara di area mata.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK