5 Cara Manajemen Stres yang Efektif di Masa Pandemi Covid-19

tim, CNN Indonesia | Selasa, 27/07/2021 06:00 WIB
Stres dapat diatasi dengan manajamen stres yang baik. Berikut 5 cara manajemen stres yang efektif di masa pandemi Covid-19. Stres dapat diatasi dengan manajamen stres yang baik. Berikut 5 cara manajemen stres yang efektif di masa pandemi Covid-19.(Foto: Istock/xavierarnau)
Jakarta, CNN Indonesia --

Situasi pandemi Covid-19 yang semakin parah dapat menjadi pemicu stres. Mulai dari rasa sedih karena kehilangan teman atau keluarga, cemas akan kondisi kesehatan, bunyi sirene ambulans yang tak henti-henti, hingga kesulitan ekonomi.

Psikolog Sustriani Saragih menyatakan situasi dan kondisi tersebut dapat meningkatkan stres yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan.

"Tidak hanya kita yang mengalami masalah mental, tapi ini juga jadi kondisi di global. Perlu disadari hubungan tubuh dan pikiran. Sedih, depresi, cemas, turut direspons tubuh misal, imun rendah, sakit kepala, ada tanda somatik," kata Sustriani dalam bincang virtual bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Kamis (15/7).


Kondisi ini dapat diatasi dengan manajemen stres yang baik. Apa saja cara yang efektif untuk manajemen stres, depresi dan cemas? Sustriani membagikan sejumlah tips dan cara manajemen stres yang efektif di masa pandemi Covid-19.

1. Perawatan diri dasar (basic self care)

Ilustrasi smoothie bowl

Cara manajemen stres yang efektif di masa pandemi dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan dasar seperti diet yang seimbang. (Foto: Brooke Lark via StockSnap)

Stres dapat dikurangi dengan melakukan sejumlah perawatan diri dasar. Sustriani mengatakan bahwa memperbaiki gaya hidup dapat mendukung kesehatan mental. Perawatan diri dasar meliputi:

  • Diet seimbang dengan konsumsi makanan sehat dan bernutrisi sehingga membantu produksi hormon serotonin alias hormon bahagia.
  • Olahraga. Lakukan olahraga 30 menit setiap hari untuk meningkatkan pelepasan hormon endorfin. Hormon ini dapat meredakan rasa sakit dan membuat otak lebih bahagia. Otak yang bahagia mampu mengatasi masalah-masalah emosional.
  • Tidur yang cukup. Setiap orang direkomendasikan untuk tidur 7-9 jam setiap malam. Tidur yang cukup dan membersihkan emosi negatif.
  • Hidrasi yang cukup. Penting untuk mencukupi kebutuhan hidrasi dengan 9 gelas air per hari untuk mempertahankan fungsi otak tetap normal.
  • Relasi sosial positif. Kebutuhan ini dapat dilakukan merawat hubungan baik dengan keluarga, teman Anda dapat membicarakan hal-hal yang menyenangkan dan melakukan hobi yang dapat melepas hormon oksitosin dan dopamin yang membuat otak bahagia.

2. Mindfulness

Lakukan mindfulness atau latihan meditasi diri dengan fokus pada situasi saat ini. Latihan mindfulness mengajak individu untuk fokus pada saat ini. Artinya, Anda tidak cemas akan masa depan maupun terlena dengan masa lalu.

Mindfulness dapat dilakukan dengan sederhana.

"Kita bernapas, kita nikmati enaknya bernapas tanpa rasa sakit. Membersihkan rumah, fokus, menikmati," kata Sustriani

Studi menunjukkan mindfulness membantu otak lebih sehat, ukuran amigdala (bagian otak yang mengatur emosi) lebih kecil, dan stres lebih rendah.

5 Cara Manajemen Stres yang Efektif di Masa Pandemi Covid-19

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK