Gejala Kolesterol Tinggi: Nyeri Leher dan Disfungsi Ereksi

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 10:00 WIB
Kolesterol tinggi atau hiperlipidemia meningkatkan risiko terkena penyakit serius. Tapi apa gejala kolesterol tinggi? Kolesterol tinggi atau hiperlipidemia meningkatkan risiko terkena penyakit serius. Tapi apa gejala kolesterol tinggi?(Diolah dari thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kolesterol tinggi atau hiperlipidemia meningkatkan risiko terkena penyakit serius. Tapi apa gejala kolesterol tinggi?

Kolesterol tinggi terjadi ketika kadar lipid atau lemak dalam darah meningkat. Kadar lemak jahat atau LDL yang tinggi akan membuat lemak menumpuk di pembuluh darah, sehingga menghambat aliran darah di arteri.

Jika dibiarkan, kolesterol tinggi bisa berakibat pada penyakit kronik, seperti diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskular, hingga risiko stroke.


Masalah pada sistem metabolisme tubuh, seperti kolesterol tinggi. Hanya saja kolesterol tinggi sebenarnya bisa jadi tidak bergejala. Namun jika ada gejala yang timbul kemungkinan bukan semata-mata disebabkan kolesterol tinggi.

Dokter spesialis penyakit dalam Borries Foresto Buharman, menegaskan bahwa sebenarnya tidak ada gejala khusus kolesterol tinggi. Dokter biasanya melakukan penegakkan diagnosis dengan tes darah.

Kolesterol tinggi bisa didiagnosis dengan cara tes darah sederhana untuk memastikan jumlah kolesterol dalam darah. Tes darah berguna untuk menilai kadar kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, dan trigliserida.

"Secara general jika terjadi peningkatan kadar lipid, gejala umum biasanya tidak ada. Tapi yang bisa kita lihat adalah gejala dari penyakit yang kemungkinan timbul dari kadar lipid yang tinggi," kata Borries, kepada CNN TV, beberapa waktu lalu.

Beberapa gejala yang sering dikeluhkan orang dengan kolesterol tinggi seperti sakit leher bagian belakang, mudah lelah, dan sakit di bagian dada. Namun sebenarnya gejala-gejala ini adalah tanda dari penyakit serius lain yang dimungkinkan terjadi karena meningkatnya kadar kolesterol dalam darah.

Borries mengatakan keluhan nyeri dada, nyeri tengkuk, atau mudah lelah lebih mengarah pada gejala penyakit jantung koroner. Adapun jantung koroner bisa disebabkan oleh tingginya kolesterol dalam darah.

"Sebetulnya keluhan nyeri dada atau nyeri tengkuk, atau mudah lelah itu merupakan gejala jantung koroner, obesitas, dan penyakit darah tinggi," ucap Borries.

Disfungsi Ereksi, Gejala Kolesterol Tinggi

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK