7 Wisata Kintamani, dari Pura ke Kafe Berpemandangan Gunung
CNN Indonesia
Senin, 04 Okt 2021 17:10 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pemandangan danau dan gunung Batur dari kawasan Kintamani, Bali. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --
Belakangan ini di media sosial ramai berseliweran foto dan video pemandangan Gunung Batur yang diambil dati balkon kafe yang berada di kawasan Kintamani, Bali.
Saat ini memang semakin banyak wisatawan yang memilih datang ke kawasan pegunungan di Bali, dan Kintamani bisa dibilang destinasi yang pas untuk menikmati punggung Bumi dari kejauhan tanpa harus mendakinya.
Berada di dataran tinggi, Kintamani juga menjadi kawasan budidaya kopi Bali. Menyesap kopi di tengah hawa pegunungan menjadi magnet kedatangan banyak wisatawan ke sini.
Jaraknya memang cukup jauh dari keramaian Seminyak, Canggu dan Uluwatu, sehingga banyak wisatawan yang memulai perjalanan ke sana seusai sarapan untuk kembali sebelum matahari terbenam.
Tapi banyak juga tempat penginapan yang bernuansa alam di sekitar Kintamani, sehingga menghabiskan semalam atau dua malam di sana bisa jadi pertimbangan, daripada lelah bolak-balik menyetir.
Berikut sejumlah rekomendasi kegiatan wisata yang bisa dilakukan di kawasan Kintamani:
1. Pura Segara Ulun Batur
Banyak yang berkata kalau pemandangan di Pura Segara agak mirip dengan Pura Danau Baratan di Bedugul, karena sama-sama dikelilingi oleh danau.
Pura Segara dikelilingi oleh Danau Batur dan dibingkai oleh Gunung Batur. Terdapat juga bangunan Candi Bentar yang menambah keindahan kompleksnya.
Pura yang sudah berdiri sejak tahun 1926 ini juga menjadi pura kedua yang paling penting di Bali setelah Pura Besakih.
Pura Segara Ulun Batur merupakan tempat ibadah, jadi jangan lupa berpakaian sopan dan berlaku santun untuk menghormati umat Hindu yang beribadah di sini.
Danau Batur berada di dalam kaldera gunung berapi aktif, Gunung Batur, terletak di sepanjang, aktivitas vulkanis Cincin Api Pasifik.
Titik terdalam danau ini sekitar 88 meter.
Masyarakat setempat banyak yang berprofesi sebagai nelayan danau ini. Ikan mujair menjadi budidayanya.
Wisata foto sembari kuliner tentu saja bisa dilakukan di sini.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
4. Mata air panas
Ke pantai mungkin sudah pasti dilakukan, namun bagaimana dengan berendam di kolam air panas alami? Di Kintamani, kegiatan wisata terakhir bisa dilakukan.
Di tepi Danau Batur, ada banyak tempat pemandian air panas yang beroperasi.
Rata-rata kolamnya berpemandangan langsung ke arah danau dan gunung, meski perlu diperhatikan juga jam-jam ramai turis.
Ada banyak kafe berpemandangan Gunung Batur di Kintamani. Tercatat ada enam yang sangat populer, yakni; Ritatkala Cafe, Montana del Café, Kintamani Eco Bike Coffee, Kava Kintamani, Tegukopi, AKASA Kintamani Coffee.
Sebelum datang, jangan lupa melakukan pemesanan tempat agar tidak menunggu dalam antrean terlalu lama.
Itulan rekomendasi kegiatan wisata di Kintamani. Saat ingin datang, siapkan baju hangat, kamera, uang tunai secukupnya, serta jangan lupa patuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.
Belakangan ini di media sosial ramai berseliweran foto dan video pemandangan Gunung Batur yang diambil dati balkon kafe yang berada di kawasan Kintamani, Bali.
Saat ini memang semakin banyak wisatawan yang memilih datang ke kawasan pegunungan di Bali, dan Kintamani bisa dibilang destinasi yang pas untuk menikmati punggung Bumi dari kejauhan tanpa harus mendakinya.
Berada di dataran tinggi, Kintamani juga menjadi kawasan budidaya kopi Bali. Menyesap kopi di tengah hawa pegunungan menjadi magnet kedatangan banyak wisatawan ke sini.
Jaraknya memang cukup jauh dari keramaian Seminyak, Canggu dan Uluwatu, sehingga banyak wisatawan yang memulai perjalanan ke sana seusai sarapan untuk kembali sebelum matahari terbenam.
Tapi banyak juga tempat penginapan yang bernuansa alam di sekitar Kintamani, sehingga menghabiskan semalam atau dua malam di sana bisa jadi pertimbangan, daripada lelah bolak-balik menyetir.
Berikut sejumlah rekomendasi kegiatan wisata yang bisa dilakukan di kawasan Kintamani:
1. Pura Segara Ulun Batur
Banyak yang berkata kalau pemandangan di Pura Segara agak mirip dengan Pura Danau Baratan di Bedugul, karena sama-sama dikelilingi oleh danau.
Pura Segara dikelilingi oleh Danau Batur dan dibingkai oleh Gunung Batur. Terdapat juga bangunan Candi Bentar yang menambah keindahan kompleksnya.
Pura yang sudah berdiri sejak tahun 1926 ini juga menjadi pura kedua yang paling penting di Bali setelah Pura Besakih.
Pura Segara Ulun Batur merupakan tempat ibadah, jadi jangan lupa berpakaian sopan dan berlaku santun untuk menghormati umat Hindu yang beribadah di sini.
Danau Batur berada di dalam kaldera gunung berapi aktif, Gunung Batur, terletak di sepanjang, aktivitas vulkanis Cincin Api Pasifik.
Titik terdalam danau ini sekitar 88 meter.
Masyarakat setempat banyak yang berprofesi sebagai nelayan danau ini. Ikan mujair menjadi budidayanya.
Wisata foto sembari kuliner tentu saja bisa dilakukan di sini.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
7 Wisata Kintamani, dari Pura ke Kafe Berpemandangan Gunung
Pemandangan danau dan gunung Batur dari kawasan Kintamani, Bali. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
4. Mata air panas
Ke pantai mungkin sudah pasti dilakukan, namun bagaimana dengan berendam di kolam air panas alami? Di Kintamani, kegiatan wisata terakhir bisa dilakukan.
Di tepi Danau Batur, ada banyak tempat pemandian air panas yang beroperasi.
Rata-rata kolamnya berpemandangan langsung ke arah danau dan gunung, meski perlu diperhatikan juga jam-jam ramai turis.
Ada banyak kafe berpemandangan Gunung Batur di Kintamani. Tercatat ada enam yang sangat populer, yakni; Ritatkala Cafe, Montana del Café, Kintamani Eco Bike Coffee, Kava Kintamani, Tegukopi, AKASA Kintamani Coffee.
Sebelum datang, jangan lupa melakukan pemesanan tempat agar tidak menunggu dalam antrean terlalu lama.
Itulan rekomendasi kegiatan wisata di Kintamani. Saat ingin datang, siapkan baju hangat, kamera, uang tunai secukupnya, serta jangan lupa patuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.