Mengenal Apa Itu Skin Barrier dan Fungsinya untuk Kesehatan

Tim | CNN Indonesia
Jumat, 15 Okt 2021 14:57 WIB
Skin barrier atau penghalang kulit bisa dibilang sebagai bagian yang paling berpengaruh terhadap tampilan kulit. Berikut penjelasan mengenai skin barrier. Skin barrier atau penghalang kulit bisa dibilang sebagai bagian yang paling berpengaruh terhadap tampilan kulit. Berikut penjelasan mengenai skin barrier. (Foto: Istockphoto/Wavebreakmedia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jika Anda termasuk salah satu yang pernah bertanya-tanya, apa itu skin barrier, tenang, Anda pasti tidak sendirian. Sebagian orang masih meraba-raba apa yang dimaksud dengan skin barrier atau penghalang kulit.

Sebagian barangkali pernah mendengar konsep skin barrier kerap disebut dalam iklan perawatan kulit. Tapi sepenting apa skin barrier?

Skin barrier atau penghalang kulit bisa dibilang sebagai bagian yang paling berpengaruh terhadap bagaimana kulit Anda terlihat dan terasa. Sederhananya, skin barrier adalah lapisan terluar kulit Anda yang berfungsi sebagai perisai pelindung.


Kulit sendiri memiliki tiga lapisan utama antara lain epidermis atau lapisan tipis luar, lapisan dermis atau lapisan tengah yang tebal, dan lapisan lemak subkutan.

Epidermis, terutama lapisan atasnya--disebut stratum korneum--adalah yang berfungsi sebagai skin barrier atau penghalang kulit. Menurut laman kesehatan WebMD, bagian tersebut merupakan garis pertahanan pertama tubuh Anda.

Sementara laman HealthLine menggambarkan, lapisan terluar yang disebut stratum korneum tersebut seringkali diibaratkan seperti 'dinding bata'. Ini karena skin barrier terdiri atas sel-sel kulit keras yang disebut corneocytes yang terikat oleh lipid seperti mortar.

Fungsi Skin Barrier

ilustrasi skincareMengenal apa itu skin barrier dan fungsinya (Ilustrasi Foto: iStockphoto/whyframestudio)

Skin barrier atau penghalang kulit ini berfungsi sebagai pelindung bagi tubuh dan kesehatan Anda. Di dalam sel kulit atau 'dinding bata', Anda akan menemukan keratin dan pelembap alami. Sementara lapisan lipid mengandung kolesterol, asam lemak dan ceramide.

Dinding bata tipis tersebut benar-benar jadi pelindung bagi Anda. Tanpa itu, segala macam racun dan patogen lingkungan yang berbahaya dapat menembus kulit Anda dan mendatangkan malapetaka bagi tubuh.

Selain itu, tanpa skin barrier atau penghalang kulit, air dalam tubuh Anda akan keluar dan menguap sehingga membuat Anda dehidrasi.

Itu sebabnya penghalang kulit sangat krusial bagi kesehatan tubuh dan karenanya perlu dilindungi agar skin barrier tidak rusak dan tetap berfungsi baik.

Berikut beberapa di antara fungsi skin barrier atau penghalang kulit:

  • Melindungi dari polusi
  • Melindungi dari sinar ultraviolet
  • Melindungi dari iritasi, peradangan, dan infeksi
  • Melindungi tubuh dari racun
  • Mengatur air yang keluar atau masuk tubuh, mempertahankan kelembapan, menjaga tubuh tetap terhidrasi
  • Menghalangi masuknya obat tertentu secara berlebih atau apa pun yang dikenakan pada kulit.

Penyebab Skin Barrier Rusak

Setelah memahami apa itu skin barrier, ternyata sang penghalang kulit ini tak selamanya bisa melindungi karena berpotensi rusak.

Kerusakan skin barrier dapat menyebabkan masalah kulit seperti kulit kering, gatal, bersisik atau, berpotensi mengakibatkan kondisi seperti eksim dan psoriasis.

Sejumlah kondisi internal dan eksternal dapat memicu kerusakan skin barrier atau penghalang kulit, kondisi psikis yang tertekan atau stres adalah salah satunya.

Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan penghalang kulit atau skin barrier rusak:

  • Lingkungan yang terlalu kering atau lembap
  • Cuaca terlalu panas atau dingin
  • Alergen, iritan, dan polutan
  • Merokok
  • Terlalu banyak terpapar sinar matahari
  • Mandi air panas atau shower
  • Sabun atau deterjen yang keras
  • Perawatan kulit yang buruk
  • Luka atau cedera
  • Banyak makan makanan yang tidak sehat
  • Mencuci berlebihan atau proses pengelupasan kulit
  • Penggunaan obat-obat tertentu seperti steroid
  • Stres atau tekanan psikis, gangguan fisik seperti kurang tidur
  • Riwayat keluarga atau faktor genetik yang dapat membuat kulit lebih rentan terhadap kondisi tertentu, seperti dermatitis atopik dan psoriasis
  • Penuaan.

Tanda dan cara mengatasi skin barrier yang rusak ada di halaman dua...

Tanda dan Cara Mengatasi Skin Barrier yang Rusak

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER