Cara Cuci Jeans yang Benar agar Awet dan Tak Mudah Luntur
CNN Indonesia
Minggu, 24 Okt 2021 11:36 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Jeans atau denim adalah bahan pakaian yang paling banyak dipakai orang di dunia. Berikut cara cuci jeans yang benar agar awet dan tidak mudah luntur warnanya. (Foto: buerserberg/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Jeans bisa jadi bahan pakaian yang paling banyak dipakai orang di dunia. Bahan dan model jeanshadir dalam berbagai jenis dengan dominasi warna biru terang atau gelap.
Namun begitu, banyak orang yang masih belum mengetahui cara cuci jeans yang benar.
Berapa pun harga jeans yang dibeli, mahal atau murah, Anda harus tahu cara mencucinya agar jeans tidak mudah sobek, awet, dan warnanya terjaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Masterclass, para denimheads sebutan bagi pencinta denim, merekomendasikan mencuci jeans setiap lima hingga sepuluh kali pemakaian.
Dengan kata lain, jeans Anda baru dicuci hanya jika mulai terlihat benar-benar kotor dan berbau tidak sedap.
Dalam situasi pandemi seperti saat ini, opsi tersebut bukan pilihan yang tepat, mengingat virus corona dapat menempel di berbagai permukaan dalam rentang waktu tertentu.
Berikut cara cuci jeans yang benar, CNNIndonesia rangkum dari berbagai sumber.
1. Cuci jeans secara manual atau dengan mesin?
Cara cuci jeans yang benar bisa dengan metode mencuci dengan mesin atau cara manual (Ilustrasi Foto: Istockphoto/mediagfx)
Perdebatan seputar mencuci jeans dengan mesin dan tangan seakan tak ada habisnya. Sebenarnya metode mencuci dengan mesin atau cara manual sama saja bergantung aturan yang tertera pada label jeans.
Perbedaannya hanya terdapat pada kepraktisan saja. Jika menggunakan tangan, Anda perlu tenaga ekstra mengganti air, membilas, memeras, dan mengeringkan jeans.
Sementara jika menggunakan mesin, semua bisa dilakukan secara otomatis. Mencuci jeans memang sedikit berbeda dengan mencuci pakaian lain.
Jeans membutuhkan perhatian khusus bahkan setelah pemakaian pertama. Jika mencuci sesuai petunjuk, celana jeans akan selalu tampak baru.
2. Perhatikan label cara pencucian pada jeans
Cara cuci jeans yang benar dengan memperhatikan label cara pencucian pada jeans (Ilustrasi Foto: jarmoluk/Pixabay)
Pabrikan jeans telah membuat panduan dasar cara mencuci jeans yang benar. Namun demikian, seringkali orang mengabaikan panduan label tersebut dan memilih menggunakan cara sendiri.
Label pencucian dan perawatan jeans biasanya ditulis dalam bentuk logo. Setiap logo mempunyai artinya sendiri-sendiri.
Ada yang harus dicuci dengan mesin, ada juga yang tidak bisa menggunakan mesin atau harus dicuci secara manual menggunakan tangan.
Berikut arti dari logo-logo yang harus Anda kenali.
Logo wadah dan air:
Logo ini artinya pakaian harus dicuci menggunakan mesin. Jika dalam logo terdapat gambar tangan, maka pencucian harus dilakukan dengan tangan.
Jika di logo tergambar wadah dan air diberi tanda silang, artinya pakaian harus dicuci kering.
Logo pengeringan:
Logo pengeringan biasanya disimbolkan dengan lingkaran dalam kotak dan sejumlah titik. Arti titik menandakan suhu yang digunakan untuk mencuci pakaian.
Semakin banyak titik maka semakin tinggi suhu yang dibutuhkan mengeringkan pakaian. Jika lingkaran berwarna hitam, itu artinya pakaian dikeringkan tanpa panas.
Logo setrika:
Jeans yang telah dicuci harus disetrika agar terlihat rapi dan tidak kusut. Dalam menyetrika jeans, Anda tidak bisa asal menggunakan suhu panas.
Titik satu pada logo setrika menandakan suhu maksimal 110 C. Titik dua 150 C dan titik tiga 200 C. Jika terdapat tanda silang di logo setrika artinya pakaian tidak boleh disetrika.
Itu adalah sedikit contoh dari logo label perawatan pencucian jeans. Jangan abaikan logo dan peringatan yang tersemat pada jeans demi menjaga masa pakainya.
Cara cuci jeans yang benar selanjutnya adalah membalikkan bagian dalam jeans ke sisi luar, merujuk Tide.
Tujuan sisi luar dibalik ke bagian dalam adalah untuk mempertahankan warna jeans agar tidak luntur saat dicuci.
Sebagai tambahan, pasang kancing dan tutup resleting sebelum memasukkan ke dalam mesin.
Tujuannya agar kancing dan resleting tidak tersangkut di dalam mesin atau tidak tersangkut dengan pakaian lain.
Cara cuci jeans yang benar lanjut halaman sebelah...
4. Gunakan air dingin dan cuka sebagai pengganti deterjen
Saat mencuci jeans sebaiknya hindari menggunakan air bersuhu tinggi. Lebih baik gunakan air dingin yang bersuhu rendah.
Mencuci jeans dengan air dingin disebut-sebut mampu memperlambat pemudaran warna dan penyusutan kain.
Lebih lanjut, sebisa mungkin memilih dan menggunakan deterjen yang memang dikhususkan untuk pakaian berwarna gelap.
Jika sulit menemukannya, Anda bisa menggunakan cuka putih sebagai pengganti deterjen. Cuka memang tidak berbusa, namun dapat menjaga warna indigo pada jeans, mengutip Masterclass.
Selain itu, cuka juga dapat menetralkan bau tak sedap pada jeans. Cuka pilihan tepat sebagai cara menghilangkan bau jeans baru, maupun mencuci jeans hitam dan biru gelap.
Bau menyengat pada cuka akan hilang dengan sendirinya saat celana jeans telah kering.
Jika mencuci menggunakan tangan, setelah membilas bersih hindari memerasnya dengan memelintir jeans terlalu kuat.
Memeras jeans terlalu kuat disebut dapat mengurangi daya tahan kain.
Sebaiknya peras jeans dengan cara menggulung atau melipat lalu tekan-tekan jeans hingga air keluar dan jeans dalam kondisi sedikit lembap.
6. Hindari mengeringkan jeans di panas matahari terik
Cara mencuci jeans yang benar harus diikuti dengan cara mengeringkan jeans. (Ilustrasi Foto: Skitterphoto)
Cara mencuci jeans yang benar harus diikuti dengan cara mengeringkan jeans. Jika mengeringkan dengan mesin cuci, pilih suhu rendah dan pastikan jeans masih sedikit lembap.
Setelahnya gantung jeans di area dengan sirkulasi udara banyak. Biarkan mengering sendiri secara perlahan.
7. Ketahui tips merawat jeans
Perawatan dan penyimpanan jeans juga penting untuk diperhatikan. Setidaknya ada 4 hal yang perlu Anda tahu:
Pisahkan mencuci jeans berwarna gelap dengan pakaian lain berwarna terang
Jeans dengan motif sebaiknya tidak dicuci dengan deterjen dan hanya direndam dengan air dingin selama 10 menit lalu keringkan di area banyak angin
Tak perlu sering mencuci agar menghindari jeans menciut atau cepat luntur warnanya
Hindari melipat dan menumpuk jeans dengan pakaian lain. Sebaiknya gantung jeans dalam lemari, untuk memulihkan serat kain dari stres saat proses pencucian.
Demikian cara mencuci jeans yang benar. Jika tidak ingin terlalu sering mencuci jeans agar awet dan tahan lama, Anda bisa menyemprot desinfektan tabung untuk membunuh kuman dan bakteri di seluruh bagian celana.
Jangan lupa untuk menggantung dan biarkan terkena angin saat tidak digunakan.
Jakarta, CNN Indonesia --
Jeans bisa jadi bahan pakaian yang paling banyak dipakai orang di dunia. Bahan dan model jeanshadir dalam berbagai jenis dengan dominasi warna biru terang atau gelap.
Namun begitu, banyak orang yang masih belum mengetahui cara cuci jeans yang benar.
Berapa pun harga jeans yang dibeli, mahal atau murah, Anda harus tahu cara mencucinya agar jeans tidak mudah sobek, awet, dan warnanya terjaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Masterclass, para denimheads sebutan bagi pencinta denim, merekomendasikan mencuci jeans setiap lima hingga sepuluh kali pemakaian.
Dengan kata lain, jeans Anda baru dicuci hanya jika mulai terlihat benar-benar kotor dan berbau tidak sedap.
Dalam situasi pandemi seperti saat ini, opsi tersebut bukan pilihan yang tepat, mengingat virus corona dapat menempel di berbagai permukaan dalam rentang waktu tertentu.
Berikut cara cuci jeans yang benar, CNNIndonesia rangkum dari berbagai sumber.
1. Cuci jeans secara manual atau dengan mesin?
Cara cuci jeans yang benar bisa dengan metode mencuci dengan mesin atau cara manual (Ilustrasi Foto: Istockphoto/mediagfx)
Perdebatan seputar mencuci jeans dengan mesin dan tangan seakan tak ada habisnya. Sebenarnya metode mencuci dengan mesin atau cara manual sama saja bergantung aturan yang tertera pada label jeans.
Perbedaannya hanya terdapat pada kepraktisan saja. Jika menggunakan tangan, Anda perlu tenaga ekstra mengganti air, membilas, memeras, dan mengeringkan jeans.
Sementara jika menggunakan mesin, semua bisa dilakukan secara otomatis. Mencuci jeans memang sedikit berbeda dengan mencuci pakaian lain.
Jeans membutuhkan perhatian khusus bahkan setelah pemakaian pertama. Jika mencuci sesuai petunjuk, celana jeans akan selalu tampak baru.
2. Perhatikan label cara pencucian pada jeans
Cara cuci jeans yang benar dengan memperhatikan label cara pencucian pada jeans (Ilustrasi Foto: jarmoluk/Pixabay)
Pabrikan jeans telah membuat panduan dasar cara mencuci jeans yang benar. Namun demikian, seringkali orang mengabaikan panduan label tersebut dan memilih menggunakan cara sendiri.
Label pencucian dan perawatan jeans biasanya ditulis dalam bentuk logo. Setiap logo mempunyai artinya sendiri-sendiri.
Ada yang harus dicuci dengan mesin, ada juga yang tidak bisa menggunakan mesin atau harus dicuci secara manual menggunakan tangan.
Berikut arti dari logo-logo yang harus Anda kenali.
Logo wadah dan air:
Logo ini artinya pakaian harus dicuci menggunakan mesin. Jika dalam logo terdapat gambar tangan, maka pencucian harus dilakukan dengan tangan.
Jika di logo tergambar wadah dan air diberi tanda silang, artinya pakaian harus dicuci kering.
Logo pengeringan:
Logo pengeringan biasanya disimbolkan dengan lingkaran dalam kotak dan sejumlah titik. Arti titik menandakan suhu yang digunakan untuk mencuci pakaian.
Semakin banyak titik maka semakin tinggi suhu yang dibutuhkan mengeringkan pakaian. Jika lingkaran berwarna hitam, itu artinya pakaian dikeringkan tanpa panas.
Logo setrika:
Jeans yang telah dicuci harus disetrika agar terlihat rapi dan tidak kusut. Dalam menyetrika jeans, Anda tidak bisa asal menggunakan suhu panas.
Titik satu pada logo setrika menandakan suhu maksimal 110 C. Titik dua 150 C dan titik tiga 200 C. Jika terdapat tanda silang di logo setrika artinya pakaian tidak boleh disetrika.
Itu adalah sedikit contoh dari logo label perawatan pencucian jeans. Jangan abaikan logo dan peringatan yang tersemat pada jeans demi menjaga masa pakainya.
Cara cuci jeans yang benar selanjutnya adalah membalikkan bagian dalam jeans ke sisi luar, merujuk Tide.
Tujuan sisi luar dibalik ke bagian dalam adalah untuk mempertahankan warna jeans agar tidak luntur saat dicuci.
Sebagai tambahan, pasang kancing dan tutup resleting sebelum memasukkan ke dalam mesin.
Tujuannya agar kancing dan resleting tidak tersangkut di dalam mesin atau tidak tersangkut dengan pakaian lain.
Cara cuci jeans yang benar lanjut halaman sebelah...
Cara Mencuci Jeans yang Benar
Cara cuci jeans yang benar agar awet dan tidak mudah luntur warnanya (Foto: iStockphoto/kmatija)
4. Gunakan air dingin dan cuka sebagai pengganti deterjen
Saat mencuci jeans sebaiknya hindari menggunakan air bersuhu tinggi. Lebih baik gunakan air dingin yang bersuhu rendah.
Mencuci jeans dengan air dingin disebut-sebut mampu memperlambat pemudaran warna dan penyusutan kain.
Lebih lanjut, sebisa mungkin memilih dan menggunakan deterjen yang memang dikhususkan untuk pakaian berwarna gelap.
Jika sulit menemukannya, Anda bisa menggunakan cuka putih sebagai pengganti deterjen. Cuka memang tidak berbusa, namun dapat menjaga warna indigo pada jeans, mengutip Masterclass.
Selain itu, cuka juga dapat menetralkan bau tak sedap pada jeans. Cuka pilihan tepat sebagai cara menghilangkan bau jeans baru, maupun mencuci jeans hitam dan biru gelap.
Bau menyengat pada cuka akan hilang dengan sendirinya saat celana jeans telah kering.
Jika mencuci menggunakan tangan, setelah membilas bersih hindari memerasnya dengan memelintir jeans terlalu kuat.
Memeras jeans terlalu kuat disebut dapat mengurangi daya tahan kain.
Sebaiknya peras jeans dengan cara menggulung atau melipat lalu tekan-tekan jeans hingga air keluar dan jeans dalam kondisi sedikit lembap.
6. Hindari mengeringkan jeans di panas matahari terik
Cara mencuci jeans yang benar harus diikuti dengan cara mengeringkan jeans. (Ilustrasi Foto: Skitterphoto)
Cara mencuci jeans yang benar harus diikuti dengan cara mengeringkan jeans. Jika mengeringkan dengan mesin cuci, pilih suhu rendah dan pastikan jeans masih sedikit lembap.
Setelahnya gantung jeans di area dengan sirkulasi udara banyak. Biarkan mengering sendiri secara perlahan.
7. Ketahui tips merawat jeans
Perawatan dan penyimpanan jeans juga penting untuk diperhatikan. Setidaknya ada 4 hal yang perlu Anda tahu:
Pisahkan mencuci jeans berwarna gelap dengan pakaian lain berwarna terang
Jeans dengan motif sebaiknya tidak dicuci dengan deterjen dan hanya direndam dengan air dingin selama 10 menit lalu keringkan di area banyak angin
Tak perlu sering mencuci agar menghindari jeans menciut atau cepat luntur warnanya
Hindari melipat dan menumpuk jeans dengan pakaian lain. Sebaiknya gantung jeans dalam lemari, untuk memulihkan serat kain dari stres saat proses pencucian.
Demikian cara mencuci jeans yang benar. Jika tidak ingin terlalu sering mencuci jeans agar awet dan tahan lama, Anda bisa menyemprot desinfektan tabung untuk membunuh kuman dan bakteri di seluruh bagian celana.
Jangan lupa untuk menggantung dan biarkan terkena angin saat tidak digunakan.