Selain makan, apa lagi yang bisa dilakukan selama jam istirahat makan siang? Berikut tujuh cara optimalkan jam istirahat dan makan siang. (Dok. Death to The Stock Photo)
Jakarta, CNN Indonesia --
Selain makan, apa lagi yang bisa dilakukan selama jam istirahat makan siang? Rasanya bersantap makan siang tidak sampai dilakukan satu jam.
Dulu makan siang jadi lama karena diisi obrolan dengan rekan kerja. Kini, semua berbeda.
Akan tetapi, Anda tetap bisa membuat waktu satu jam diisi dengan aktivitas bermanfaat dan produktif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut tujuh cara optimalkan jam istirahat dan makan siang.
Kenyamanan memesan makanan lewat layanan pesan-antar membuat orang malas beranjak. Seharian melakukan aktivitas di bangku yang sama termasuk makan.
Gaya hidup sedenter seperti ini justru membawa dampak buruk di kemudian hari.
Satu hal sederhana yang bisa Anda lakukan mulai saat ini adalah beranjak dari bangku lalu jalan kaki.
"Buat jantung memompa [darah] dan oksigen mengalir dan perhatikan energi yang Anda berikan pada diri sendiri untuk melewati sisa hari itu," kata Nichole Dandrea, ahli diet dan instruktur yoga, seperti dikutip The Healthy.
2. Benar-benar menikmati makanan tanpa distraksi
Anda memang menyantap makan siang dengan menu spektakuler di tanggal muda. Tidak masalah sebab diri Anda perlu diapresiasi dengan menu makanan spesial. Yang perlu diperhatikan, apapun menu makanan Anda, sebaiknya fokus nikmati makanannya.
Orang kerap menghabiskan waktu makan ditemani tontonan di gadget. Padahal makan dengan benar-benar menikmati rasa, aroma juga tekstur makanan bisa melatih mindfulness. Ini menghindari makan berlebih atau kelaparan padahal baru makan siang.
3. Me time
'Me time' tidak harus menunggu akhir pekan. Anda bisa menyelipkan 'me time' jam istirahat makan siang. Apa yang bisa dilakukan? Lakukan saja sesuai hobi atau malah Anda bisa mencoba aktivitas baru.
Membaca buku, misal, targetkan membaca 1-2 bab agar tidak terlalu larut dalam bacaan dan terlambat kembali bekerja. Mungkin juga aktivitas luar ruangan sederhana.
"Sinar matahari sekejap dan udara segar adalah obat mujarab yang sempurna untuk stres seharian," kata Michael Woodward, ahli karier dan tempat kerja, seperti dikutip Forbes.
4. Rencanakan aktivitas
Spesialis karier dan tempat kerja, Lynn Taylor menyarankan untuk tidak menyia-nyiakan jam istirahat makan siang. Waktu adalah sumber daya yang tidak dapat diperbaharui.
Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk melakukan perencanaan. Tidak harus rencana masa depan. Cukup atur saja apa yang akan Anda lakukan setelah jam istirahat usai.
"Memikirkan bagaimana Anda memprioritaskan dan menjadwalkan acara di sore hari dapat memaksimalkan produktivitas Anda," ujar Taylor.
Aktivitas ini paling mungkin dilakukan saat Anda bekerja dari rumah. Tidur siang (napping) bakal membuat Anda makin produktif.
Studi menunjukkan tidur siang selama 40-45 menit bisa meningkatkan kewaspadaan hingga 54 persen.
Studi lain menyebut, cukup 10 menit bisa meningkatkan kewaspadaan dan performa kognitif secara signifikan. Tunggu apa lagi, pasang alarm dan pastikan Anda tidak tidur kebablasan.
6. Terhubung dengan orang terkasih
Interaksi tatap muka tidak memungkinkan untuk saat ini. Beruntung keberadaan teknologi komunikasi yang mumpuni membuat orang tetap bisa terhubung.
Obrolan singkat dengan orang terkasih, sahabat maupun teman akan membuat Anda lebih bersemangat dan penat pun memudar.
7. Meditasi
Saat komputer atau laptop Anda istirahat selama jam makan siang, Anda pun perlu mengistirahatkan otak. Berikan jeda dengan meditasi singkat. Meditasi akan membantu Anda untuk kembali fokus, melepas cemas dan stres.
Anda tidak harus mengambil waktu sampai setengah jam untuk meditasi. Lakukan singkat tetapi rutin misal 2-3 menit.
Jakarta, CNN Indonesia --
Selain makan, apa lagi yang bisa dilakukan selama jam istirahat makan siang? Rasanya bersantap makan siang tidak sampai dilakukan satu jam.
Dulu makan siang jadi lama karena diisi obrolan dengan rekan kerja. Kini, semua berbeda.
Akan tetapi, Anda tetap bisa membuat waktu satu jam diisi dengan aktivitas bermanfaat dan produktif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut tujuh cara optimalkan jam istirahat dan makan siang.
Kenyamanan memesan makanan lewat layanan pesan-antar membuat orang malas beranjak. Seharian melakukan aktivitas di bangku yang sama termasuk makan.
Gaya hidup sedenter seperti ini justru membawa dampak buruk di kemudian hari.
Satu hal sederhana yang bisa Anda lakukan mulai saat ini adalah beranjak dari bangku lalu jalan kaki.
"Buat jantung memompa [darah] dan oksigen mengalir dan perhatikan energi yang Anda berikan pada diri sendiri untuk melewati sisa hari itu," kata Nichole Dandrea, ahli diet dan instruktur yoga, seperti dikutip The Healthy.
2. Benar-benar menikmati makanan tanpa distraksi
Anda memang menyantap makan siang dengan menu spektakuler di tanggal muda. Tidak masalah sebab diri Anda perlu diapresiasi dengan menu makanan spesial. Yang perlu diperhatikan, apapun menu makanan Anda, sebaiknya fokus nikmati makanannya.
Orang kerap menghabiskan waktu makan ditemani tontonan di gadget. Padahal makan dengan benar-benar menikmati rasa, aroma juga tekstur makanan bisa melatih mindfulness. Ini menghindari makan berlebih atau kelaparan padahal baru makan siang.
3. Me time
'Me time' tidak harus menunggu akhir pekan. Anda bisa menyelipkan 'me time' jam istirahat makan siang. Apa yang bisa dilakukan? Lakukan saja sesuai hobi atau malah Anda bisa mencoba aktivitas baru.
Membaca buku, misal, targetkan membaca 1-2 bab agar tidak terlalu larut dalam bacaan dan terlambat kembali bekerja. Mungkin juga aktivitas luar ruangan sederhana.
"Sinar matahari sekejap dan udara segar adalah obat mujarab yang sempurna untuk stres seharian," kata Michael Woodward, ahli karier dan tempat kerja, seperti dikutip Forbes.
Rencanakan aktivitas
Selain makan, apa lagi yang bisa dilakukan selama jam istirahat makan siang? Berikut tujuh cara optimalkan jam istirahat dan makan siang. (iStockphoto/kupicoo)
4. Rencanakan aktivitas
Spesialis karier dan tempat kerja, Lynn Taylor menyarankan untuk tidak menyia-nyiakan jam istirahat makan siang. Waktu adalah sumber daya yang tidak dapat diperbaharui.
Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk melakukan perencanaan. Tidak harus rencana masa depan. Cukup atur saja apa yang akan Anda lakukan setelah jam istirahat usai.
"Memikirkan bagaimana Anda memprioritaskan dan menjadwalkan acara di sore hari dapat memaksimalkan produktivitas Anda," ujar Taylor.
Aktivitas ini paling mungkin dilakukan saat Anda bekerja dari rumah. Tidur siang (napping) bakal membuat Anda makin produktif.
Studi menunjukkan tidur siang selama 40-45 menit bisa meningkatkan kewaspadaan hingga 54 persen.
Studi lain menyebut, cukup 10 menit bisa meningkatkan kewaspadaan dan performa kognitif secara signifikan. Tunggu apa lagi, pasang alarm dan pastikan Anda tidak tidur kebablasan.
6. Terhubung dengan orang terkasih
Interaksi tatap muka tidak memungkinkan untuk saat ini. Beruntung keberadaan teknologi komunikasi yang mumpuni membuat orang tetap bisa terhubung.
Obrolan singkat dengan orang terkasih, sahabat maupun teman akan membuat Anda lebih bersemangat dan penat pun memudar.
7. Meditasi
Saat komputer atau laptop Anda istirahat selama jam makan siang, Anda pun perlu mengistirahatkan otak. Berikan jeda dengan meditasi singkat. Meditasi akan membantu Anda untuk kembali fokus, melepas cemas dan stres.
Anda tidak harus mengambil waktu sampai setengah jam untuk meditasi. Lakukan singkat tetapi rutin misal 2-3 menit.