Risiko dan Biaya Transplantasi Rambut Seperti yang Dilakukan Anang

tim | CNN Indonesia
Rabu, 05 Jan 2022 14:05 WIB
Anang Hermansyah melakukan prosedur cangkok rambut atau transplantasi rambut saat berlibur ke Turki. Berapa harganya dan apa risikonya? Ilustrasi. Anang Hermansyah melakukan prosedur cangkok rambut atau transplantasi rambut saat berlibur ke Turki. Berapa harganya dan apa risikonya? (iStockphoto/byakkaya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anang Hermansyah melakukan prosedur cangkok rambut atau transplantasi rambut saat berlibur ke Turki. Sama dengan Kevin Aprilio yang lebih dulu melakukan prosedur itu, Anang berniat ingin menebalkan rambut yang sudah mulai menipis.

Prosedur cangkok rambut bukan lagi hal yang asing di masyarakat. Prosedur ini cukup banyak dilakukan, terutama mereka yang memang kesulitan menumbuhkan rambut dan cenderung rontok.

Berapa sebenarnya kocek yang harus dirogoh saat Anda ingin melakukan cangkok rambut seperti yang dilakukan Anang Hermansyah?


Biaya cangkok rambut tidak sama untuk setiap orang. Besaran biayanya dipengaruhi oleh metode dan berapa helai rambut yang akan ditanam kepada pasien. Biasanya harga cangkok rambut berkisar antara Rp 25-Rp 100 juta.

Rata-rata rambut yang dicangkok oleh dokter sebanyak 2.500 helai untuk setiap pasien. Semakin banyak folikel rambut yang ditanam maka biaya yang harus dikeluarkan juga semakin besar.

Apakah cangkok atau transplantasi rambut berbahaya?

Dalam video yang diunggah di akun YouTube Atta Halilintar, Anang tampak agak ketakutan saat mendengar penjelasan dari ahli yang akan mencangkok rambutnya.

Anggota Komisi X fraksi Partai Amanat Nasional Anang Hermansyah meminta Mahkamah Kehormatan Dewan melakukan penyempurnaan Pasal 12 Kode Etik DPR bersama para seniman dan pakar seni.Foto: Christie Stefanie
Anang Hermansyah

Memang, ada beberapa risiko yang bisa dialami pasien setelah atau saat melakukan prosedur itu. Apa bahayanya?

Melansir Plastic Surgery, transplantasi rambut dilakukan dengan metode bedah atau operasi yang tentunya aman jika dilakukan oleh ahli bedah plastik bersertifikat dan berpengalaman. Meski demikian, setiap individu yang menjalani operasi ini memiliki respon yang berbeda dalam hal penyembuhan.

Infeksi juga bisa terjadi, bahkan pendarahan yang berlebihan atau bekas luka lebar yang kadang disebut bekas luka "peregangan" dapat terjadi akibat beberapa prosedur pengurangan kulit kepala.

Melansir Healthline, berikut beberapa komplikasi yang bisa terjadi saat Anda melakukan prosedur cangkok rambut

1. Pembengkakan kulit kepala
2. Memar di sekitar mata
3. Kerak yang terbentuk di area kulit kepala tempat rambut dicabut atau ditanam
4. Mati rasa atau kurangnya sensasi pada area kulit kepala yang dirawat
5. Gatal
6. Peradangan atau infeksi pada folikel rambut, yang dikenal sebagai folikulitis
7. Kehilangan kejutan, atau kehilangan rambut yang ditransplantasikan secara tiba-tiba tetapi biasanya sementara
8. Rambut tampak tidak alami.

Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Arif Muharram saat diwawancara pada Rabu (31/3) mengatakan pada fase awal setelah operasi dilakukan pendarahan yang berujung infeksi memang bisa dialami pasien. Hal ini bisa terjadi karena kulit kepala yang diambil untuk ditumbuhi rambut terlalu banyak.

Obat antibiotik biasanya diresepkan dokter saat melakukan prosedur ini. Risiko lain yakni terjadi kebotakan meskipun tertutup rambut yang tumbuh hingga rambut justru tak tumbuh sesuai keinginan karena kurangnya asupan nutrisi yang bergizi, pola hidup tak sehat, hingga merokok.

(tst/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER