Panduan dan Cara Menurunkan Berat Badan Anak

CNN Indonesia
Rabu, 26 Jan 2022 08:50 WIB
Cara menurunkan berat badan anak yang gemuk perlu dilakukan berhati-hati dan dengan pengawasan dokter. Berikut panduannya. Ilustrasi. Cara menurunkan berat badan anak yang gemuk perlu dilakukan berhati-hati dan dengan pengawasan dokter. (iStockphoto/kwanchaichaiudom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Cara menurunkan berat badan untuk anak yang gemuk mungkin tidak mudah. Mengurangi asupan dikhawatirkan bisa mengganggu masa pertumbuhannya.

Akan tetapi, kegemukan pada anak yang ditandai dengan berat badan berlebih atau obesitas juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang.

Untuk itu, diet tetap diperlukan, namun tak bisa dilakukan sembarangan. Diperlukan pengawasan dokter agar tetap aman.


Perlu diingat bahwa perbedaan usia bagi setiap anak juga memengaruhi prosedur diet yang nantinya mereka lakukan.

Cara Menurunkan Berat Badan Anak

ilustrasi anakIlustrasi. Cara menurunkan berat badan untuk anak yang gemuk tak bisa dilakukan sembarangan. (iStockphoto)

Dilansir WebMD, berikut panduan sederhana yang bisa orang tua lakukan untuk membantu menurunkan berat badan pada anak berdasarkan kategori usia.

Tapi, sebelum itu, pastikan orang tua sudah konsultasi ke dokter terlebih dulu dengan memeriksakan kesehatan anak, sekaligus mencari tahu berapa berat badan ideal sesuai usianya.

1. Olahraga

Anak usia 1-6 tahun tak bisa diberikan olahraga berat. Alih-alih olahraga berat, berikan anak kesempatan untuk melakukan kegiatan yang memacu mereka untuk tetap aktif bergerak.

Orang tua bisa mengajak bermain sambil berlari di taman, memberi latihan memanjat yang diawasi ahli, melompat di atas trampolin, atau menari. Lakukan minimal selama 30 menit.

Sementara untuk anak usia 7-10 tahun ke atas bisa diberikan olahraga tertentu seperti berenang, bersepeda, bermain bola kaki, basket, badminton, joging, bela diri, dan lainnya. Durasi olahraga cukup selama 30-60 menit.

2. Konsumsi makanan bergizi

Selain olahraga, cara menurunkan berat badan untuk anak yang gemuk adalah memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Pastikan anak-anak selalu mendapatkan makanan sehat, segar, dan bergizi seperti sayuran, buah-buahan, ikan, daging tanpa lemak, serta kacang-kacangan dengan porsi normal.

Jauhkan segala bentuk makanan tidak sehat seperti makanan diproses, daging olahan, soda, minuman manis instan kemasan, camilan tinggi garam serta pemanis buatan.

Sementara untuk camilan, anak disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan, biskuit gandum, keju, popcorn, atau yogurt.

3. Hindari hal-hal yang membuat gemuk

Menghindari kebiasaan atau hal-hal yang membuat badan gemuk juga penting supaya anak-anak tidak terlalu banyak diam.

Contohnya menonton TV dalam waktu lama sambil makan camilan, bermain ponsel, ngemil tengah malam, atau duduk berlama-lama di depan komputer.

Kegiatan di atas sebaiknya diawasi ketat atau alihkan dengan aktivitas lain yang melibatkan gerak.

Khusus anak berusia di atas 6 tahun, orang tua dapat meminta bantuan mereka mengerjakan beberapa pekerjaan rumah tangga yang ringan di rumah.

4. Beri pengertian

ilustrasi orang tua dan anakIlustrasi. Memberi pengertian yang tepat juga jadi salah satu cara menurunkan berat badan untuk anak yang gemuk. (Istockphoto/ Fizkes)

Supaya program menurunkan berat badan pada anak berhasil, jangan ragu untuk memberinya pengertian tentang pola diet yang sedang mereka lakukan.

Menurut penelitian yang dilansir WebMD, orang tua harus bisa mengajak anak berbicara seputar pentingnya menjalankan hidup sehat dan memiliki berat badan ideal.

Dikarenakan anak-anak cenderung meniru perilaku orang tuanya, maka orang tua juga perlu sama-sama menerapkan gaya hidup sehat.

5. Tidur yang cukup

Cara menurunkan berat badan untuk anak yang gemuk selanjutnya yaitu memperbaiki kualitas tidur mereka supaya cukup, dengan jadwal yang teratur.

Perlu diketahui bahwa tidur cukup pada anak memiliki dampak baik terhadap masa pertumbuhannya serta menghindari risiko dari obesitas.

Di bawah ini terdapat durasi tidur yang disarankan untuk anak-anak sesuai kategori usia:

- 1-3 tahun: 12-14 jam per hari
- 3-5 tahun: 11-13 jam per hari
- 5-12 tahun: 10-11 jam per hari
- 12-18 tahun: 8,5 jam per hari

(avd/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER