Pilates Jadi Salah Satu Opsi Olahraga untuk Bantu Atasi Migrain

CNN Indonesia
Selasa, 10 Mei 2022 10:40 WIB
Kombinasi olahraga kardio dan latihan kekuatan dapat membantu mengatasi migrain. Pilates jadi salah satu latihan kekuatan yang tepat. Ilustrasi. Pilates bisa jadi salah satu opsi olahraga yang membantu mengatasi migrain. (iStockphoto/Basilico Studio Stock)
Jakarta, CNN Indonesia --

Saat migrain, segala hal rasanya jadi tak karuan. Energi rasanya habis untuk menahan rasa sakit yang muncul di kepala.

Orang yang kerap mengalami migrain dianjurkan untuk berolahraga. Salah satunya adalah pilates, yang dinilai bermanfaat bagi orang yang mengalami gejala migrain.

Pilates termasuk olahraga yang ramah bagi pemula dan memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Hampir mirip dengan yoga, pilates lebih menekankan pada penguatan otot dan memperbaiki postur tubuh.


Joseph Pilates mengembangkan olahraga ini pada 1920-an untuk memberikan rehabilitasi kepada tentara yang kembali dari perang. Pilates bertujuan untuk mengoordinasikan tubuh, pikiran, dan jiwa dengan penekanan pada nafas, keselarasan tulang belakang, dan kekuatan inti.

Saat ini, pilates dapat dilakukan secara individu maupun berkelompok. Latihan pilates dapat meningkatkan mobilitas sendi, keseimbangan, dan fleksibilitas.

Pilates juga memiliki manfaat bagi penderita migrain. Melansir Healthline, American Migraine Foundation (AMF) menyarankan orang dengan migrain melakukan kombinasi latihan kardio dan kekuatan untuk mengatasi gejala. Pilates menjadi salah satu latihan kekuatan yang tepat.

Pilates juga diketahui dapat membantu meredakan nyeri punggung dan leher, di mana keduanya dapat meningkatkan gejala migrain.

Shot of a young businesswoman experiencing a stressful day at workIlustrasi. Pilates yang digabungkan dengan olahraga kardio bisa membantu meredakan migrain. (Istockphoto/Cecilie_Arcurs)

Studi yang dipublikasikan di BioMed Central menemukan bahwa terdapat hubungan antara nyeri punggung bawah dengan gangguan sakit kepala. Nyeri punggung bawah lebih sering terjadi pada orang sakit kepala, termasuk migrain.

Migrain juga dapat semakin parah karena postur tubuh yang kurang baik. Maka dari itu, Anda disarankan latihan pilates untuk memperbaiki postur tubuh.

Migrain juga dapat dipicu karena peningkatan tekanan darah saat berolahraga. Pilates menjadi pilihan olahraga yang cocok dilakukan orang yang perlu mencegah hipertensi akibat olahraga. Gerakan yang lambat dan terkontrol tidak akan menyebabkan peningkatan tekanan darah secara tiba-tiba.

Kendati demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan pilates dan migrain.

Cara Melakukan Pilates yang Benar

Beautiful young woman with tattoo on her foot meaning Ilustrasi. Pemula sebaiknya melakukan pilates dengan bantuan instruktur. (Getty Images/iStockphoto/fizkes)

Kelas pilates sering diajarkan di studio khusus, tetapi Anda juga dapat menemukannya di pusat kebugaran atau melalui platform daring.

Anda sebaiknya latihan bersama instruktur saat mulai latihan pilates. Pertimbangkan untuk memulai dengan sesi pribadi satu lawan satu atau kelompok kecil. Hal ini penting dilakukan agar Anda terhindar dari cedera.

Setelah berlatih bersama instruktur, Anda bisa melakukan pilates sendiri di rumah atau mengikuti kelas virtual.

Namun, Anda juga perlu berhati-hati, gerakan tertentu pada pilates bisa memicu migrain. Anda perlu menghindari beberapa gerakan yang melibatkan:

- memutar kepala atau tubuh dengan cepat;
- membungkuk;
- pengerahan tenaga yang tiba-tiba.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk tetap terhidrasi, melakukan pemanasan, dan mengonsumsi camilan kaya protein.

(fby/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER