Mengenal Ulkus Dekubitus yang Sempat Dialami Rima Melati

CNN Indonesia
Jumat, 24 Jun 2022 11:30 WIB
Sebelum meninggal dunia, artis senior Rima Melati sempat mengalami kondisi ulkus dekubitus. Apa itu ulkus dekubitus? Sebelum meninggal dunia, artis senior Rima Melati sempat mengalami kondisi ulkus dekubitus. (Detikcom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Artis senior Rima Melati meninggal dunia pada Kamis (23/6) setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto. Sebelum meninggal, Rima disebut mengalami ulkus dekubitus di bagian punggung yang membuatnya mengalami infeksi hingga demam tinggi.

Apa itu ulkus dekubitus yang diderita Rima Melati sebelum meninggal?

Ulkus dekubitus adalah penyakit yang ditandai dengan munculnya cedera pada kulit dan jaringan di bawahnya akibat tekanan berkepanjangan pada kulit. Penyakit ini umumnya terjadi di bagian punggung yang bisa disebabkan karena pasien terlalu lama berbaring.


Ulkus dekubitus juga biasa disebut sebagai penyakit luka baring. Dilansir dari Mayo Clinic, ulkus dekubitus juga bisa muncul di tumit, pergelangan kaki, pinggul, dan tulang ekor.

Siapa saja yang berisiko terkena penyakit ini?

Mereka yang memiliki kondisi medis sulit bergerak atau hanya bisa berbaring sepanjang waktu menjadi kelompok paling berisiko terkena penyakit ini. Luka baring dapat berkembang selama berjam-jam atau berhari-hari.

Kebanyakan luka memang bisa sembuh dengan pengobatan, tetapi beberapa tidak pernah sembuh sepenuhnya.

Gejala Ulkus Dekubitus

Berikut ini gejala yang muncul saat seseorang mengalami ulkus dekubitus seperti yang dialami Rima Melati:

- Perubahan warna atau tekstur kulit yang tidak biasa;
- Pembengkakan;
- Area kulit yang terasa lebih dingin atau lebih hangat saat disentuh daripada area lain.

Pencegahan dan Pengobatan Ulkus Dekubitus

Smiling Caucasian Elderly Mother in white headscarf is laying on bed in hospital after chemotherapy because she is suffering from cancer or Leukemia patient.Ilustrasi. Ulkus dekubitus seperti yang dialami Rima Melati rentan terjadi pada pasien yang diharuskan berbaring sepanjang waktu. (iStockphoto/cocorattanakor)

Penyakit ini bisa dicegah terjadi pada mereka yang memang harus berbaring sepanjang waktu. Pencegahan bisa dilakukan dengan rutin mengubah posisi pasien atau menggunakan kasur khusus untuk mengurangi atau meredakan tekanan.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati dan mencegah terjadi ulkus dekubitus seperti yang dialami Rima Melati:

1. Rutin mengubah posisi

Bergerak dan mengubah posisi secara teratur membantu meringankan tekanan pada penyakit yang sudah berkembang. Ini juga membantu mencegah bentuk ulkus dekubitus.

Dilansir dari NHS, perubahan posisi bahkan bisa dilakukan 15 menit sekali atau 2 hingga 4 jam sekali bergantung pada tingkat risiko dan keparahan yang bisa dialami penderita.

2. Posisi berbaring dan duduk yang benar

Pilih posisi ternyaman dan terbaik untuk pasien saat duduk maupun berbaring. Tambahkan bantal atau kasur khusus untuknya.

3. Gunakan krim dan salep

Anda bisa memilih krim pelindung yang cocok dan direkomendasikan dokter untuk melindungi kulit dari iritasi atau kerusakan karena terlalu lama berbaring.

Krim dan salep antiseptik atau antimikroba (antibiotik) topikal biasanya tidak direkomendasikan untuk mengobati ulkus dekubitus. Pembalut kasa juga tidak dianjurkan, baik untuk pencegahan atau pengobatan ulkus dekubitus.

4. Operasi

Ulkus dekubitus yang sudah parah mungkin tidak sembuh dengan sendirinya. Jika ini masalahnya, pembedahan diperlukan untuk menutup luka, mempercepat penyembuhan, dan meminimalkan risiko infeksi.

(tst/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER