Batasi! Ini 6 Bahaya Makan Nasi Uduk Setiap Hari

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Jan 2026 06:30 WIB
Ilustrasi. Ada banyak bahaya yang mengintai jika makan nasi uduk setiap hari. (CNN Indonesia/christina andhika setyanti)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berkat rasanya yang gurih, nasi uduk jadi favorit banyak orang. Namun kamu harus berhati-hati, soalnya ada bahaya yang mengintai jika makan nasi uduk setiap hari.

Kuliner Betawi ini menjadi pilihan banyak orang sebagai menu sarapan yang mengenyangkan, ditambah lagi harganya sering kali murah.

Bahaya makan nasi uduk setiap hari

Menurut Dokter spesialis gizi, Johanes Chandrawinata, konsumsi nasi uduk setiap hari dalam jangka panjang, bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan risiko gangguan metabolik.

"Orang Indonesia sering mengonsumsi nasi sampai satu piring muncung. Itu tidak baik dari segi kesehatan karena nanti menambah risiko terjadinya asupan kalori yang berlebihan," ujarnya, seperti diberitakan CNNIndonesia.com sebelumnya.

Jadi, apa saja bahayanya? Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini bahaya makan nasi uduk setiap hari.

1. Cepat naik berat badan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, nasi uduk memiliki kalori yang cukup tinggi. Selain kalori dari nasi itu sendiri, kalori tambahan datang dari santan dan lauk-pauk lainnya yang menyertai.

Kalori nasi uduk dalam satu porsi tanpa lauk saja, kira-kira ada 150. Jika dicampur dengan lauk pendamping, bisa mencapai 250 kalori.

Selain itu, rasa gurih dari dari nasi uduk juga bisa meningkatkan selera makan. Bagi yang sedang diet, tentu ingin lebih mengontrol nafsu makan.

2. Kadar gula darah meningkat

Nasi putih yang menjadi bahan dasar nasi uduk dikenal memiliki skor indeks glikemik tinggi. Indeks ini mengukur seberapa cepat tubuh mengubah karbohidrat menjadi gula.

Beras putih memiliki indeks glikemik 64, lebih tinggi dari beras merah di angka 55. Hal ini tentu bisa menaikkan kadar gula darah dengan cepat. Risiko diabetes tipe 2 juga bisa meningkat.

3. Menyebabkan diare

Foto: iStockphoto/blanscape
Ilustrasi. Diare akibat konsumsi santan berlebih.

Selain nasi, santan pada nasi uduk juga harus jadi perhatian. Kandungan serat tinggi pada santan dapat membentuk gas di perut dan meningkatkan tekanan usus.

Hal ini membuat tinja jadi sulit mengental. Kandungan lemak yang tinggi dalam tinja juga bisa menyebabkan tinja encer. Jadi, siap-siap mengalami diare jika kamu memakan nasi uduk setiap hari.

4. Kolesterol tinggi

Masih terkait kandungan santan, jika dikonsumsi terlalu banyak bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Soalnya, santan mengandung banyak lemak jenuh.

Dalam 300 ml santan, terkandung 90 persen lemak jenuh. Jumlah ini melebihi batas rekomendasi harian.

5. Dapat mengganggu mikrobioma usus

Selanjutnya, lauk-pauk pendamping nasi uduk juga perlu diwaspadai. Nasi uduk biasanya didampingi bihun goreng, tempe orek, telur, ayam, atau gorengan lainnya. Banyak dari lauk ini diolah dengan minyak berlebih.

Adapun menurut Healthline, makanan berminyak bisa mengganggu mikrobioma usus. Ini merupakan ekosistem mikroorganisme yang mendukung pencernaan dan imunitas tubuh.

Ketika mikroba yang bermanfaat berkurang, tubuh jadi lebih sulit memecah lemak, mengatasi peradangan, dan rentan terhadap patogen berbahaya.

6. Dapat menyebabkan jerawat

Satu lagi efek dari makanan berminyak, yaitu bisa meningkatkan risiko kulit berjerawat. Makanan berlemak dan berminyak tertentu memiliki indeks glikemik yang tinggi.

Ini berarti kamu bisa mengalami lonjakan gula darah yang bisa memicu inflamasi dan produksi sebum di kulit. Kedua hal ini menjadi faktor penyebab perkembangan jerawat.


Dengan mengetahui apa saja bahaya makan nasi uduk setiap hari, kamu jadi bisa lebih bijak memvariasikan menu makan. Coba selingi juga makan utama dengan sayuran dan buah-buahan agar gizi tetap lengkap.

(rti/rti)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK