5 Tips Aman Minum Kopi Meski Punya Hipertensi
Sudah ngopi hari ini? Sebagian orang memilih untuk tidak mengonsumsi minuman ini karena punya hipertensi. Padahal ada beberapa cara agar tetap bisa menikmati kopi walau punya penyakit tekanan darah tinggi.
Kedai kopi kini menjamur di mana-mana. Berbagai macam kreasi minuman kopi bisa ditemukan mulai dari kopi susu, mocktail, juga racikan kopi rasa buah.
Hanya saja, tidak semua orang bisa menikmati kopi. Kondisi kesehatan tertentu, salah satunya hipertensi, membuat orang memutuskan untuk tidak bersentuhan dengan minuman ini.
Padahal, kunci minum kopi adalah moderasi dan benar-benar mengenal kondisi tubuh.
Lantas, seperti apa pengaruh kopi terhadap tekanan darah?
Normalnya, tekanan darah berada di angka 120/80 mmHg. Kemudian tekanan darah yang masuk kategori hipertensi konsisten berada di angka 140/90 mmHg.
Sementara itu, kopi mengandung kafein yang sifatnya sebagai stimulan. Pada sebagian orang, kafein dapat meningkatkan detak jantung yang bisa mengarah ke aritmia atau detak jantung tidak teratur.
Selain itu, kafein dapat merangsang produksi adrenalin. Adrenalin kemudian membuat jantung berdetak lebih kencang, pembuluh darah pun menyempit, lalu tekanan darah naik.
Di sisi lain, kopi mengandung ratusan fitokimia yang memengaruhi rasa, aroma, dan punya dampak terhadap tubuh.
Dari deret fitokimia kopi, terdapat melanoidin yang mengatur aktivitas enzim pengontrol tekanan darah. Ada pula asam kuinik yang terbukti menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.
Melihat hal ini, sebenarnya orang dengan hipertensi tetap bisa minum kopi. Namun, melansir dari detikHealth, perlu memperhatikan beberapa hal berikut.
- Mengetahui tekanan darah, riwayat kesehatan, dan sumber kafein dari makanan dan minuman yang dikonsumsi.
- Cek faktor lain yang memengaruhi tekanan darah seperti riwayat keluarga, pola makan, asupan garam, dan aktivitas fisik.
- Perhatikan respons tubuh terhadap kafein.
- Agar tidak mengganggu kualitas tidur, konsumsi kopi tidak di sore atau malam hari.
- Maksimal konsumsi empat cangkir kopi atau pilih kopi tanpa kafein.
Jika selama konsumsi kopi tekanan darah sistolik mencapai 160 mmHg atau diastolik 100 mmHg, maka sebaiknya kurangi konsumsi kopi harian.
(els)