PROFIL SELEBRITI
Dua Hal yang Bikin Adinia Wirasti Ketagihan
Rahmi | CNN Indonesia
Kamis, 22 Jan 2015 12:35 WIB
Biarpun Piala Citra sudah dalam genggaman, bagi Asti, penghargaan tertinggi bukan berwujud trofi, melainkan apresiasi penonton.
Menurut dara yang hobi makan ini, menjadi bintang film bukan hal yang mudah termasuk di antaranya harus rela berjuang menurunkan atau menambah berat badan dalam waktu singkat demi totalitas peran.
"Suatu kali, ada orang yang datang tiba-tiba menghampiri aku terus bilang 'Mbak, thank you ya sudah main jadi Gia dalam film 3 Hari untuk Selamanya. Gia menginspirasi aku untuk jujur pada diri sendiri," tuturnya.
Dia melanjutkan, "Aku merasa sangat terhormat, menurutku itu adalah penghargaan tertinggi."
Demi mempertahankan apa yang telah dicapainya, Asti pun terus belajar dan berlatih. Selain berkuliah di bidang perfilman, dia juga banyak belajar dari para senior, Slamet Rahardjo, Didi Petet, dan Yayu A. W. Unru.
"Mereka mengajarkan teknik-teknik vokal di akting, teknik menjaga rasa dan kontinuitas," kata aktris yang mengaku masih sering kesulitan dalam melakukan alih suara atau dubbing.
Add
as a preferred
source on Google
Menurut dara yang hobi makan ini, menjadi bintang film bukan hal yang mudah termasuk di antaranya harus rela berjuang menurunkan atau menambah berat badan dalam waktu singkat demi totalitas peran.
"Suatu kali, ada orang yang datang tiba-tiba menghampiri aku terus bilang 'Mbak, thank you ya sudah main jadi Gia dalam film 3 Hari untuk Selamanya. Gia menginspirasi aku untuk jujur pada diri sendiri," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi mempertahankan apa yang telah dicapainya, Asti pun terus belajar dan berlatih. Selain berkuliah di bidang perfilman, dia juga banyak belajar dari para senior, Slamet Rahardjo, Didi Petet, dan Yayu A. W. Unru.
Add
as a preferred source on Google
Rasa dan Jatuh Cinta
BACA HALAMAN BERIKUTNYA