Rumah Film Indonesia yang tidak lain adalah ruang untuk pemutaran film-film independen atau film dengan genre tertentu yang "tersisihkan" baru saja resmi dibuka.
(Baca juga: Rumah Film Indonesia, Gairahkan Ranah Sinema Lokal)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya itu, sineas Indonesia juga dapat mendaftarkan filmnya untuk diputar di sini.
Menurut Dian, film siapa pun dapat diputar di Rumah Film Indonesia asalkan tidak mengandung unsur SARA (Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan). Sementara, durasi film tidak ditentukan. Apabila film terlalu pendek kemungkinan akan digabung dengan film lainnya.
"Yang mengkurasi selama ini belum ada badan khusus, masih dari tim programming kami tetapi kamu juga meminta saran dari sineas yang sudah ahli," tutur Dian.
(Baca juga: Rumah Film Indonesia Buka Pintu bagi Para Pelawan Arus)
Dian melanjutkan, "Target yang ingin dicapai adalah menggairahkan pefilman."
Oleh karena itu, pihaknya akan senang apabila sineas-sineas muda termasuk mahasiswa tertarik untuk mengirimkan karyanya. Informasi pengiriman karya dapat dilihat lebih lanjut di situs Blitz.
(utw/utw)