Selain itu, baru-baru ini Knightley berpose topless lagi. Awal November lalu, dalam sebuah sesi pemotretan dengan majalah Interview, Knightley memamerkan tubuh bagian atas, termasuk dadanya. Ia tidak mengenakan penutup, juga tidak melindungi dadanya dengan tangan.
Bukan untuk mencari sensasi, aksi Knightley itu justru merupakan sebuah bentuk protes. Syaratnya saat memutuskan mau difoto telanjang dada saja, sudah cukup mengernyitkan dahi. Pada fotografer Patrick Demarchellier, Knightley meminta agar tubuhnya ditampilkan apa adanya. Tak seperti selebriti lain, ia meminta tubuh dan dadanya tidak dimanipulasi Photoshop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Foto ini adalah cara saya mengatakan, 'Oke, saya tidak masalah dengan foto telanjang dada selama Anda tidak membuatnya lebih besar atau mengubah hal lainnya'. Sangat penting untuk mengatakan bahwa Anda tidak peduli bagaimana bentuk tubuh Anda," katanya, dikutip dari CNN.
(rsa/vga)