Warna-warni Wajah Papua di Perfilman Indonesia
Rizky Sekar Afrisia | CNN Indonesia
Rabu, 13 Mei 2015 11:54 WIB
Terinspirasi cerita pendek Sang Mahasiswa dan Sang Wanita yang ditulis Laslo Kamondy, film ini dirilis tahun 2003. Ceritanya tentang seorang remaja Papua bernama Arnold (Octavianus R. Muabuay) yang mengagumi kecantikan seorang gadis (Lulu Tobing).
Keduanya pertama bertemu di dermaga Papua. Arnold yang merupakan anak dari seorang aktivis pergerakan di Papua, terus mengikuti semua kegiatan si gadis. Sahabatnya, Sonya (Sonya S. Baransano) sampai cemburu dibuatnya.
Penguntitan Arnold berlatar pergolakan sosial dan politik di Papua. Ada korban sampai kebencian atas rasialisme yang disuguhkan. Namun, film tidak memberi akhir apa pun terhadap obsesi Arnold akan gadisnya.
Keduanya pertama bertemu di dermaga Papua. Arnold yang merupakan anak dari seorang aktivis pergerakan di Papua, terus mengikuti semua kegiatan si gadis. Sahabatnya, Sonya (Sonya S. Baransano) sampai cemburu dibuatnya.
Penguntitan Arnold berlatar pergolakan sosial dan politik di Papua. Ada korban sampai kebencian atas rasialisme yang disuguhkan. Namun, film tidak memberi akhir apa pun terhadap obsesi Arnold akan gadisnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Denias, Senandung di Atas Awan (2006)
BACA HALAMAN BERIKUTNYA