"Saya tidak berpikir Ethiopia akan berdampak pada hidup saya," ujarnya. Tapi ia kemudian bertemu dengan Dukale, ayah dari lima anak.
Lihat juga: Hugh Jackman Putuskan Pensiun Jadi Wolverine |
Ia seperti penduduk Ethiopia lain, yang menggantungkan hidup pada sebiji kopi. Dengan itu ia memberi makan keluarganya, mendidik anak-anaknya. Namun ada beberapa faktor di luar kontrol: tidak mendapat harga beli yang baik atau bekerja lama dengan untung sedikit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dukale punya sedikit lahan kopi. Hanya ada 800 pohon di dalamnya. Ia bekerja 10 sampai 12 jam per hari, tujuh hari per minggu, agar kopi yang sedikit itu bisa menghidupi keluarganya. Namun Dukale sama sekali tak pernah menyerah.
Selama bersama Dukale, Jackman ikut berkeringat mengolah lahan, belajar bagaimana menanam kopi tanpa meninggalkan jejak karbon, dan sebagainya. Dari situ ia kemudian tersentuh. Saat pulang ke New York, Sang Wolverine berubah. Ia terus memikirkan Dukale.