"Itu disemprot dengan cat. Sekarang sedang dibersihkan," kata manajemen, seperti dikutip dari The Guardian. Terlihat cat berwarna kuning tersebar di bagian dalam karya seni yang disebut Dirty Corney dan Vagina Queen di rerumputan Palace of Versailles di Perancis.
Karya seni itu sendiri panjangnya 60 meter dan tingginya 10 meter, terbuat dari baja. Ia berbentuk seperti terowongan dan di sekelilingnya diberi puing batu berserakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip The Guardian, ada meriam yang menembakkan lilin merah ke dinding putih. Itu merupakan simbol lingga dan darah ejakulasi.
Ia tidak menganggap karya itu bermasalah. "Poinnya adalah menciptakan dialog antara taman yang hebat ini dengan patung itu," kata Kapoor.
Ia pun berkomentar terkait perusakan karyanya. "Jika perbuatan ini mengartikan sesuatu, itu berbicara lebih kepada intoleransi di Perancis ketimbang seni."
Menteri Budaya Perancis Fleur Pellerin mengatakan, bahwa vandalisme itu merupakan serangan terhadap kebebasan atas daya cipta. Ia menekankan dukungannya terhadap Kapoor. Sementara, belum ada yang bertanggung jawab terhadap aksi vandalisme di "Vagina Ratu" itu.
(rsa/rsa)