30 Tahun 'St. Elmo's Fire' dan Lagu Legendaris David Foster

Vega Probo, CNN Indonesia | Senin, 29/06/2015 08:35 WIB
30 Tahun 'St. Elmo's Fire' dan Lagu Legendaris David Foster St. Elmo's Fire (1985), film garapan sutradara Joel Schumacher yang dibintangi Emilio Estevez, Rob Lowe, Andrew McCarthy, Judd Nelson. (CNNIndonesia Internet/Dok. St. Elmo's Fire/Facebook)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jauh sebelum serial yang mengisahkan pertemanan seru macam Friends, That ‘70s Show dan How I Met Your Mother merajai layar kaca, sudah lebih dulu ada film St. Elmo's Fire.

Kemarin (28/6), tepat 30 tahun perayaan film yang dibintangi sekelompok “Brat Pack” ini: Emilio Estevez, Rob Lowe, Andrew McCarthy, Demi Moore, Judd Nelson, Ally Sheedy, dan Mare Winningham.

St. Elmo's Fire mengisahkan kehidupan sekelompok anak muda lulusan Georgetown University, lengkap dengan problem khas, dari mencari pekerjaan sampai membina rumah tangga.


Emilio memerankan Kirby "Kirbo" Keager, sarjana hukum yang bekerja di St. Elmo's Bar. Andrew sebagai Kevin Dolenz, penulis, dan Rob sebagai si “perusuh” Billy Hicks.
Karakter yang diperankan Judd, Alec Newbury, lebih serius, sebagai politikus muda. Seserius karakter Ally sebagai Leslie Hunter yang mengejar karier sebagai arsitek.

Sementara Demi, Mare, dan Andie, masing-masing memerankan Jules Van Patten, si party girl; Wendy Beamish, si dermawan; dan Dale Biberman, si ahli medis.

Film ini tak hanya melambungkan nama para aktor pemerannya, melainkan juga lagu temanya, St. Elmo's Fire (Man in Motion) karya komposer dan produser asal Kanada, David Foster.

Selain lagu St. Elmo's Fire (Man in Motion) yang dinyanyikan John Parr, juga ada lagu For Just a Moment dalam dua versi: instrumental serta duet Amy Holland dan Donny Gerrard

St. Elmo's Fire (Man in Motion) sejatinya ditulis untuk atlet Kanada Rick Hansen yang, pada saat itu, berkeliling dunia dengan kursi rodanya dalam trip bertajuk Man in Motion Tour.

Lagu legendaris ini juga mengisi album Letter to America (2011) milik penyanyi asal Inggris, John Parr. Lagu ini menduduk posisi puncak peringkat lagu dunia, salah satunya Billboard‍ '​s Hot 100.

St. Elmo's Fire jadi ajang reuni tiga aktornya, Judd, Ally dan Emilio yang sebelumnya beradu akting di film The Breakfast Club yang dirilis beberapa bulan lebih awal.

“Saya sudah bekerja sama dengan Judd dan Ally sebelumnya, dan begitu juga dengan Rob,” kata Emilio kepada ET, ketika itu. “Saya juga sudah mengenal Demi sejak lama.”

St. Elmo's Fire (1985), film garapan sutradara Joel Schumacher yang dibintangi Emilio Estevez, Rob Lowe, Andrew McCarthy, Demi Moore, Judd Nelson, Ally Sheedy, dan Mare Winningham. (CNNIndonesia Internet/Dok. St. Elmo's Fire/Facebook)
“Saya pun merasa nyaman beradu akting dan berkawan dengan mereka,” kata Ally sebagaimana dikutip ET, saat itu. “Saya menganggap Emilio dan Judd seperi kakak sendiri.”

Hanya Andie yang sempat merasa kikuk. Padahal aktris cantik ini sebelumnya sudah memamerkan aktingnya di film Greystoke: The Legend of Tarzan dan Lord of the Apes.

“Saya berasal dari kota kecil Gaffney, sudut South Carolina. Saya bilang ke Emilio, saya sangat ketakutan. Dia menenangkan saya, “That acting was like dancing–you just get up and do it.’”

Akhirnya, Andie tak hanya luwes di pergaulan di lokasi syuting, juga di luar itu. Ia merasa jadi bagian “Brat Pack” ini saat diundang ke pesta ulang tahun ke-21 Rob di arena bowling.

Dikatakan Rob, sekalipun para aktor yang membintangi film arahan sutradara Joel Schumacher ini sama-sama muda, rupawan dan beken, toh mereka bisa berteman baik dan saling bersaing secara sehat.

“Saya ajak mereka bersaing secara sehat. Saya tantang mereka bisa sebaik saya, dan mereka pun melakukan hal serupa, and it's great,” kata Rob yang masih menyisakan ketampanan masa lalu.
Schumacher pun senang melihat pertemanan baik yang dijalin para aktornya. Saat ditanya siapa aktor muda favoritnya, ketika itu, ia menyebut nama Emilio. “He's that kind of guy,” katanya.

Gara-gara film ini, Emilio dan Demi sempat menjalin romansa. Majalah New York berkomentar, wajar saja jika hubungan keduanya kerap putus sambung, mengingat sama-sama punya banyak fans.

Sekalipun fenomenal, film ini juga menuai kritik. Majalah New York menyebutnya sarang gosip dewasa. Rating-nya pun jeblok di Rotten Tomatoes, hanya 47 persen. Bandingkan dengan rating Breakfast Club 89 persen.

Akting Rob juga dianggap buruk sampai-sampai ia kebagian Razzie, penghargaan yang diberikan sebagai kontras Oscar atau Academy Awards, untuk kategori kategori Worst Supporting Actor.

[Gambas:Youtube]

[Gambas:Youtube] (vga/vga)