Penggunaan kartun sebagai sarana kritik sosial di Indonesia sudah banyak dilakukan. Salah satu kartunis yang melakukan hal itu adalah Muhammad Misrad atau yang lebih dikenal dengan nama Mice (baca: mi-ce).
Tujuan mengkritik lewat kartun adalah agar masyarakat sadar tentang lingkungan sekitarnya.Muhammad "Mice" Misrad |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mice mengatakan kepada CNN Indonesia, saat ditemui seusai mengisi acara bincang-bincang di Popcon Asia 2015, bahwa tujuannya mengkritik lewat kartun adalah agar masyarakat sadar tentang lingkungan sekitarnya. Ia mengemas fenomena yang serius dengan lucu.
Meski sering tampil di beberapa media massa nasional dengan komik kritisnya, ia mengatakan masih ada batasan dalam mengkritik. Tidak melanggar SARA dan pornografi jadi batasan Mice mengkritik kondisi politik, pemerintahan, dan isu sosial lainnya.
"Selama ini saya mengkritik SBY (saat jadi presiden) sqmpai 400 halaman enggak ada masalah karena kritik saya berangkat dari lucu-lucuan, bukan rasa marah," Mice mengungkapkan.
(vga/vga)