7 Selebriti Hollywood yang Diam-diam Menulis Buku
Rizky Sekar Afrisia | CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2015 09:00 WIB
Hawke mengawali kenekatannya menulis, pada 1996. Ia merilis sebuah novel berjudul The Hottest State. Ceritanya tentang seorang aktor muda bernama William yang jatuh cinta pada wanita bernama Sarah. Caranya bertutur cukup menarik, ceritanya pun membumi dan menggoda.
Sekitar enam tahun setelah novel pertamanya, Hawke kembali unjuk gigi lewat Ash Wednesday. Novel romantis satire tentang ego pria Amerika itu cukup lucu. Dan lagi-lagi, gaya penulisan Hawke yang santai menjadi satu daya tariknya.
Hawke membuktikan dirinya bukan aji mumpung dalam menulis novel, karena tidak hanya mengeluarkan dua buku saja. Ia masih punya Manhattan Story dan William Shakespeare's Hamlet. Hawke pun menulis Chelsea Walls yang rilis pada 2002 bersama Jeff Tweedy, Mark Webber, Robert Sean Leonard, dan Tuesday Weld.
Sekitar enam tahun setelah novel pertamanya, Hawke kembali unjuk gigi lewat Ash Wednesday. Novel romantis satire tentang ego pria Amerika itu cukup lucu. Dan lagi-lagi, gaya penulisan Hawke yang santai menjadi satu daya tariknya.
Hawke membuktikan dirinya bukan aji mumpung dalam menulis novel, karena tidak hanya mengeluarkan dua buku saja. Ia masih punya Manhattan Story dan William Shakespeare's Hamlet. Hawke pun menulis Chelsea Walls yang rilis pada 2002 bersama Jeff Tweedy, Mark Webber, Robert Sean Leonard, dan Tuesday Weld.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
James Franco
BACA HALAMAN BERIKUTNYA