Dinda Kanya Dewi Membaca Puisi Sitor Situmorang

Teguh Yuniswan, CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2016 14:38 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Membaca karya sastra merupakan salah satu cara Dinda Kanya Dewi untuk mengasah bakatnya sebagai aktris layar lebar dan layar kaca.

Mengintip akun Instagram-nya, finalis Gadis Sampul 2002 ini beberapa kali memeriahkan pentas sastra di Jakarta. Padahal tidak banyak anak muda yang menggemari karya-karya lawas sastrawan Indonesia.

Belum lama ini, CNNIndonesia.com mengundang Dinda untuk membaca salah satu puisi karya mendiang Sitor Situmorang yang berjudul The Tale of Two Continents.

Tentu saja dengan senang hati pemeran karakter antagonis bernama Miska dalam sinetron Cinta Fitri ini memenuhi permintaan CNNIndonesia.com, baru-baru ini, karena ia mengaku menggemari karya-karya penyair kelahiran Sumatra Utara itu.

"Bagi saya, membaca karya Sitor terasa dekat. Ada kesan mesra dan intim dari kata-kata yang ia rangkai. Itu yang saya suka dari karyanya," kata Dinda sambil tersenyum.

Salah satu karya Sitor yang digemari Dinda berjudul Malam Lebaran. Selain unik, puisi tersebut juga memiliki banyak arti yang membuat dirinya asyik mencari maknanya.

"Puisinya pendek, hanya satu baris, tapi penuh arti," ujar Dinda.

Sitor lahir pada 2 Oktober 1923 dan wafat pada 21 Desember 2014. Sebelum terkenal menjadi penyair puisi, Sitor sempat berkarier sebagai wartawan.

Meski dikenal romantis, namun karya-karya Sitor sebenarnya banyak yang menyimpan semangat perjuangan. Ia pun pernah dijebloskan ke penjara semasa rezim Orde Baru.

"Saya akui, beliau salah satu pujangga yang punya ciri khas dalam bertutur," kata Dinda. "Dalam setiap kata yang dirangkai juga terasa irama yang indah."


The Tale of Two Continents

Satu rasa dua kematian
Satu kasih dua kesetiaan
Antara benua dan benua
Tertunggu rindu samudra

Dua kota satu kekosongan
Dua alamat satu kehilangan
Antara nyiur dan salju
Merentang ketidakpedulian tuju

Semoga kasih tahu jalan kembali
Pada pintu yang membuka dinihari
Ke mana angin membawa diri

Kekasih, semoga kau
Dapat kepenuhan cinta dalam aku tiada
Terpecah dua benua, suatu kelupaan di
...Sisik samudra.


(1953)