“Joey sangat-sangat menginspirasi. Kita bisa lihat kalau orang dari negara kita sendiri bisa muncul di situ [ajang bertaraf internasional]. Joey punya bakat emas. Jarang yang bisa menekuni jazz seperti itu,” puji Noah.
Serasi dengan Noah, Stanley mengungkapkan, “Joey itu prodigy yang luar biasa. Dia bisa bermain musik jazz dengan feel yang dimiliki orang umur 35 tahun atau 40 tahun. Sedangkan dia masih 12 tahun. Dia bisa bermain dengan legend-legend besar yang semua orang tuh berharap bisa main dengan mereka.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya berbicara soal Joey, ketiganya juga sepakat dalam memberikan tips untuk pianis-pianis muda. Mereka yakin bahwa setiap pianis pada akhirnya akan memiliki karakternya masing-masing dalam bermain jazz.
“Harus be yourself. Karena Joey itu bener-bener menjadi Joey, bukan pianis lain. Semua harus yakin dengan dirinya sendiri,” tambah Stanley.
(vga/vga)