Winnie the Pooh dkk Pulang Kampung ke New York

Munaya Nasiri, CNN Indonesia | Minggu, 07/08/2016 17:51 WIB
Winnie the Pooh dkk Pulang Kampung ke New York Boneka milik Christopher Robin Milne ini sempat mengalami kerusakan di beberapa bagian, seperti pada garis leher, bagian kaki, dan kelembutan bulu. (Jonnyboyca/Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selama ini, banyak orang mengenal Winnie the Pooh sebagai karakter beruang madu yang lucu di film kartun. Padahal sesungguhnya ada juga boneka asli Winnie.

Dikutip dari The Guardian, boneka Winnie dimiliki oleh Christopher Robin Milne. Si boneka mengalami kerusakan di beberapa bagian, terutama leher, kaki, termasuk kelembutan bulu.

Akibat kerusakan itu, boneka Winnie dan teman-temannya—Piglet, Eeyore, Kanga dan Tigger—harus masuk bengkel reparasi selama satu tahun. Maklum, usianya sudah puluhan tahun.


Robin mendapatkan boneka Winnie dkk dari sang ayah yang juga pencipta karakter tersebut, A.A. Milne, pada 1920-an. Sejak 1987, boneka Winnie dkk menghuni Perpustakaan Umum New York, AS.

Begitu bersejarahnya boneka ini, sehingga Michael Inman, kurator perpustakaan tersebut, memperbaikinya dengan sungguh-sungguh.

"[Saya] sadar dengan perawatan dan kondisi mereka [boneka], dan saya diberikan [informasi] sejumlah teknik terbaru konservasi tekstil. Kami pun memutuskan bahwa kini adalah waktu yang tepat untuk merestorasi harta karun ini," ujar Inman.

Ia juga menambahkan, bahwa boneka ini tak hanya dibersihkan dan diperbaiki agar memiliki umur yang panjang, namun juga agar terlihat seperti baru, layaknya saat pertama kali berada di tangan keluarga Milne.

Sejak awal mengasuh boneka tersebut, Robin tak memanggilnya dengan sebutan Winnie the Pooh, melainkan Edward Bear.

Ia kemudian mengganti nama itu dengan menggabungkan dua nama: Winnie, seekor beruang hitam di kebun binatang London yang pernah menjadi maskot militer di Winnipeg Kanada, dan Pooh dari nama sebuah angsa peliharaan yang ia temui saat berlibur.

Karakter Winnie the Pooh, Piglet, Eeyore, Kanga, dan Tiger adalah murni dari boneka yang diberikan kepadanya. Sedangkan karakter Owl dan Rabbit adalah hasil dari imajinasi Milne.

Kisah Winnie the Pooh, yang beredar pada 1926, sudah diadaptasi melalui beberapa media hiburan, antara lain drama teater, vinyl, radio, film dan televisi.

Selain diciptakan di Inggris, Winnie juga diadaptasi oleh Rusia, dengan judul Vinni Pukh.

Tahun ini, kisah karakter beruang madu tersebut akan menginjak usia 90 tahun. Untuk merayakannya, ia akan mendapat kunjungan dari seseorang yang sangat spesial, Ratu Elizabeth II.

Sebagaimana diberitakan Reuters, tahun ini Ratu Elizabeth II juga menginjak usia 90 tahun. Tepatnya, pada April lalu.

Demi bertemu Sang Ratu, Winnie dkk akan melakukan perjalanan ke London untuk pertama kalinya. Mereka akan menginjakkan kaki di Istana Buckingham.

Di sana mereka membawakan kisah spesial dengan gaya bercerita humor yang khas. Pun kisah itu turut diiringi dengan audio.

"Ada humor dan gaya bercerita yang khas yang membuat orang dewasa pun menikmati membacakannya kepada anak-anak," kata aktor Inggris Jim Broadbent yang mengisi suara untuk audio cerita Winnie the Pooh.

(ard/vga)