Itu disampaikan Pidi usai merilis cuplikan berupa video klip pengantar filmnya di Hellofest 2016, Jakarta, Sabtu (24/9). "Ini video klipnya yang saya buat sendiri, film belum tahu kapan dirilisnya sekarang masih open casting," ujarnya.
Pidi mengatakan, keputusan mengadaptasi Dilan ke dalam film diambilnya karena banyaknya permintaan dari rumah produksi. Itu pun setelah banyak pertimbangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak perlu yang bagus, tapi butuh yang bisa satu preferensi. Awalnya Monty malah menentang difilmkan, tapi saya jelasin ajak makan lalu dia langsung siap.”
Soal pemain, Pidi sendiri belum menemukan artis yang tepat. Ia membocorkan, baru karakter Dilan yang pas di hatinya. Namun ia menolak memberi informasi.
Mengingat banyak film adaptasi yang mengecewakan penonton, Pidi mengatakan ia tidak masalah filmnya berbeda dari buku, asal itu lebih baik.
“Tidak sesuai dengan novel itu kalau lebih baik tidak masalah. Ini seperti kopi dalam gelas. Saat dipindahkan ke wadah lain, dia tetap kopi tapi harus disesuaikan tempatnya agar pas. Jadi tiap tempat punya karakter sendiri,” tutur Pidi lagi.
Selain tengah merencanakan film itu, Pidi juga disibukkan menggarap Baracas (Barisan Anti Cinta Asmara). Itu akan menjadi film pertamanya, semacam pemanasan sebelum Dilan, Baracas rencananya rilis pada November mendatang. (rsa)