Zayn Malik Alami Gangguan Makan saat Bersama One Direction
Resty Armenia | CNN Indonesia
Rabu, 02 Nov 2016 17:42 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Zayn Malik kembali mengungkap apa yang ia alami saat bersama One Direction lewat buku autobiografinya. Kata dia, aktivitas yang pada membuatnya kerap mengabaikan jadwal makan, sehingga dirinya kemudian mengalami gangguan makan.
"Ketika saya melihat kembali pada gambaran diri saya sekitar November 2014, sebelum tur terakhir, saya bisa melihat betapa sakitnya saya saat itu," ujarnya, seperti dikutip NME.
Dalam sebuah wawancara Zayn menambahkan, "Saya menyadari bahwa saya tidak makan sebanyak pekerjaan yang kami lakukan saat itu... Jadwal kami cukup gila, jadi kami keteteran."
Ia melanjutkan, "Itu lebih seperti kehilangan jejak, kalian tahu, makan yang sebenarnya dan menjadi sangat sibuk dan mengejar hal-hal lain yang biasa dilakukan remaja berusia 17 atau 18 tahun, yang secara normal mengharuskan mereka pacaran, minum, atau berpesta, jadi itu kompleksitas dari banyak hal."
Terlepas dari apa yang ia tulis di dalam bukunya, kekasih Gigi Hadid itu agak meremehkan gangguan kesehatan yang diidapnya. Ia berkata, "Saya tidak berpikir bahwa saya pernah mengidap gangguan makan. Saya tidak pernah terdiagnosa dengan salah satu dari gangguan makan itu."
Zayn menekankan bahwa kesehatannya membaik setelah hengkang dari One Direction. "Saya sedikit lebih tua dan sedikit lebih bijak."
Buku autobiografi Zayn dirilis hari ini, Selasa (1/11) melalui Penguin Random House.
Buku pertama Zayn ini memaparkan secara detail tentang bagaimana proyek solo karier memperbolehkannya untuk bernyanyi tentang sebuah subjek yang tidak pernah mampu ia dekati pada saat bersama One Direction: seks.
Di bagian lain dalam buku autobiografinya juga disebutkan bahwa Zayn menganggap The Beatles memiliki pengaruh penting dalam musiknya. Ia mengaku banyak mendengarkan lagu-lagu The Beatles saat mengerjakan album solonya.
"Saya sangat menyukai karya-karya mereka yang lebih memiliki unsur psychedelic, seperti Lucy in the Sky with Diamonds dari album tahun 1967 Sergeant Pepper's Lonely Hearts Club Band. Kunci nada piano pada permulaan Fool For You, dan juga gitar, terinspirasi dari suara The Beatles... Saya ingin dipengaruhi oleh semua musik dan artis yang semacam itu," katanya. (rah)
"Ketika saya melihat kembali pada gambaran diri saya sekitar November 2014, sebelum tur terakhir, saya bisa melihat betapa sakitnya saya saat itu," ujarnya, seperti dikutip NME.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari apa yang ia tulis di dalam bukunya, kekasih Gigi Hadid itu agak meremehkan gangguan kesehatan yang diidapnya. Ia berkata, "Saya tidak berpikir bahwa saya pernah mengidap gangguan makan. Saya tidak pernah terdiagnosa dengan salah satu dari gangguan makan itu."
Buku autobiografi Zayn dirilis hari ini, Selasa (1/11) melalui Penguin Random House.
Buku pertama Zayn ini memaparkan secara detail tentang bagaimana proyek solo karier memperbolehkannya untuk bernyanyi tentang sebuah subjek yang tidak pernah mampu ia dekati pada saat bersama One Direction: seks.
Di bagian lain dalam buku autobiografinya juga disebutkan bahwa Zayn menganggap The Beatles memiliki pengaruh penting dalam musiknya. Ia mengaku banyak mendengarkan lagu-lagu The Beatles saat mengerjakan album solonya.
"Saya sangat menyukai karya-karya mereka yang lebih memiliki unsur psychedelic, seperti Lucy in the Sky with Diamonds dari album tahun 1967 Sergeant Pepper's Lonely Hearts Club Band. Kunci nada piano pada permulaan Fool For You, dan juga gitar, terinspirasi dari suara The Beatles... Saya ingin dipengaruhi oleh semua musik dan artis yang semacam itu," katanya. (rah)