Rambut Donald Trump Bikin Susah Pematung Lilin di Paris

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Jumat, 20/01/2017 08:10 WIB
Rambut Donald Trump Bikin Susah Pematung Lilin di Paris Patung lilin Donald Trump sudah menempati museum-museum dunia. (REUTERS/Mike Segar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat sedang gegap-gempita menyambut pemimpin baru mereka—meski masih kontroversi soal siapa yang pro dan kontra. Donald Trump siap dilantik secara resmi sebagai Presiden AS, Jumat (20/1). Sejak Kamis (19/1) perayaannya sudah membahana.

Namun di museum lilin Grevin di Paris, Perancis ia sudah bersanding dengan sejumlah pemimpin negara lainnya. Ia berdiri berdekatan dengan patung lilin pemimpin Jerman Angela Merkel dan tak jauh dari pemimpin Rusia Vladimir Putin.

Diakui pematung Eric Saint Chaffray, patung Trump itu memecahkan ‘rekor.’ Itu menjadi patung dengan pembuatan tercepat sepanjang sejarahnya, dibuat hanya dalam waktu dua bulan.


Museum sempat ragu soal siapa yang akan menang dalam Pilpres AS November lalu. Mereka yakin Hillary Clinton, pesain berat Trump bakal meraih suara lebih banyak. Namun Trump juga berpeluang menang. Maka mereka pun membuat patung keduanya, dalam waktu bersamaan.
“Kami harus menyiapkan keduanya, biar aman,” kata Chaffray.

“Jadi kami benar-benar di dikejar waktu,” pria yang sudah membuat patung figur presiden selama 20 tahun di Gervin itu lanjut mengatakan, saat diwawancara oleh AFP.

Untunglah, baik Clinton maupun Trump sama-sama punya gambar yang jelas untuk dibikin karikaturnya. Yang menjadi tantangan terberat hanya membuat rambut Trump yang ikonis. Bukan hanya bentuknya, tetapi juga warnanya yang kuning terang seperti jerami.

“Dia punya rambut yang panjang, dan sedikit bergelombang,” tutur Chaffray, saat ditanya soal bagian mana yang membuatnya kesulitan. Menurutnya, Trump kelak perlu membuat rambutnya lebih sederhana jika ingin efektif bekerja. “Saya pikir dia menghabiskan banyak waktu untuk rambutnya setiap hari,” tutur sang seniman sembari berseloroh.
Meski sulit, rambut itu akhirnya jadi. Tampak natural dan bisa diwarnai kembali kelak.

Patung Trump itu sudah dipajang sejak Kamis kemarin. Sementara di Museum Madame Tussauds London, yang juga terkenal dengan patung lilinnya, Trump diresmikan sejak Rabu (18/1).

Kalau di Madame Tussauds Barack Obama ‘diusir’ keluar dari Ruang Ovalnya yang kini ditempati Trump, di Gervin ia ‘dijaga’ tetap bahagia. Kata Veronique Berecz atase pers museum yang setiap tahunnya dikunjungi 800 ribu orang itu, Obama punya tempat baru.

Ia bersanding dengan para penerima Nobel Perdamaian di museum yang berdiri sejak 1882 itu.