Urban Gigs, Proyek Kolaborasi 12 Grup Musik Indie

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 22/02/2017 19:15 WIB
Urban Gigs, Proyek Kolaborasi 12 Grup Musik Indie David Tarigan menggagas kolaborasi 12 musik indie untuk Urban Gigs x Unreleased Project. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Music Director David Tarigan menggagas sebuah wadah menggabungkan belasan band independen Indonesia. Sebanyak 12 band indie bergabung dalam ajang yang diberi nama Urban Gigs x Unreleased Project itu, termasuk Barasuara, Kimokal, The Brandals, Payung Teduh dan Mocca.

Mereka bisa menghasilkan lagu baru atau mengaransemen ulang karya sebelumnya.

“Idenya membuat kolaborasi menghasilkan karya baru. Tidak hanya untuk meramaikan musik Indonesia tapi juga menciptakan sesuatu yang baru. Biarkan itu memiliki ruang kejutan juga," kata David dalam konferensi pers yang digelar di The Foundry, Jakarta, Rabu (22/2).


Pemilihan 12 band itu sendiri, diungkapkan David telah melalui pertimbangan untuk membuat sesuatu yang dapat direalisasikan dan tidak terbayang sebelumnya.


"Kami berusaha mengakomodir, segalanya kami pasangkan. Nantinya tiap kolaborasi itu harus menciptakan dua lagu baru, dan gongnya akan dibuat jadi satu CD kompilasi album.”

Karya baru itu bukan hanya ditelurkan dalam rilisan fisik. Sebelumnya, keduabelas band itu juga akan menampilkan karya mereka falam Urban Gigs yang akan diselenggarakan di 14 kota di Indonesia sejak Maret hingga November 2017. Urban Gigs sendiri merupakan acara yang menyuguhkan berbagai konten seperti musik, workshop, aksi seni mural, serta bazar.

Untuk mengejar acara itu, saat ini para kolaborator sudah mulai mempersiapkan proyek masing-masing. Riko Prayitno, gitaris band Mocca yang hadir mewakili kolaborasi Mocca X Payung Teduh menyampaikan bahwa mereka memulai dengan saling tukar pandangan.

"Kami belum ketemu di studio, masih ngobrol santai di Whats App. Lagunya masih dalam proses," katanya.


Iga Massardi, vokalis band Barasuara yang mewakili kolaborasi antara Barasuara X Scaller turut mengatakan bahwa mereka pun belum menciptakan karya baru yang diminta proyek itu.

"Belum bikin lagu, kami baru satu kali latihan bareng, belum ada gambaran pakemnya mau kayak apa. Gue sendiri lebih suka nantinya jadi satu bentuk yang baru, jadi tidak ada yang dominan," kata Iga yang juga menyatakan bahwa tak ada kesulitan dari kolaborasi tersebut.

Penampilan Perdana Kelompok Penerbang Roket X Kimokal

Di antara enam kolaborasi yang diusung Urban Gigs X Unreleased Project, grup musik Kelompok Penerbang Roket bersama Kimokal adalah yang pertama yang telah siap memamerkan karya baru mereka. Karya tersebut mereka pamerkan usai acara konferensi pers berlangsung.

Kedua grup itu membawakan lagu milik Kimokal bertajuk Lonely Child yang diaransemen ulang oleh Kelompok Penerbang Roket, serta satu lagu baru yang belum diberi judul.

"Proyek ini cepat banget, untuk manggung bahkan kami dikasih tahu baru minggu lalu. Lagunya sendiri dibuat kurang dari seminggu. Ini dua band beda, yang satu elektronik dan satu lagi rock ’n roll, buat kami ini opportunity yang lebih untuk eksplor hal baru.”


Lebih lanjut, Kalula mengungkapkan lagu barunya bersama Kelompok Penerbang Roket bercerita tentang generasi saat ini dengan visi dan misi memajukan musik Indonesia. "Selain lagu ini, kami ada satu lagu lagi yang akan dibawakan ke tur 15 kota bareng," kata Kalula lagi. (rsa/rsa)