Nick Mason 'Pink Floyd' Ingin Gabung Band Harry Styles
CNN Indonesia
Senin, 15 Mei 2017 07:13 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Penggebuk drum Pink Floyd, Nick Mason, mengaku ingin bermain dalam band Harry Styles.
Styles baru saja merilis album solo pada Jumat (12/5) lalu. Untuk mempromosikan albumnya, bintang One Direction itu muncul dalam acara Breakfast di Radio 2 bersama Chris Evans dan Nick Mason di hari yang sama.
Dalam acara itu, Mason mendeskripsikan pengalamannya saat pertama kali mendengarkan lagu Styles, Sign of The Times.
“Saya menyetir dan mendengar lagu Harry. Saya mendengarkan lagu itu dan sang DJ mengatakan, ‘Lagu ini terdengar sedikit seperti Pink Floyd, menurut saya.’ Dan saya pikir, ‘Ya, saya bisa memainkannya,’” ujarnya, melansir NME.
Mason melanjutkan, “Saya mendengarkan musik di radio dengan cara khusus, yang mana [dengan maksud] drum dan bass. Keyakinan saya adalah band terdiri dari bass, drum dan beberapa tindakan baru. Omong-omong, saya mendengar [lagu Harry] dan saya pikir saya akan bertanya pada Harry apakah saya bisa memainkan drum untuk lagu di album barunya.”
Mendengar keinginan sang senior, dengan mantap Styles pun langsung menyahut, “Saya akan bilang ‘Iya.’”
Mantan kekasih Taylor Swift itu bahkan mengatakan bahwa Mason juga bisa bermain untuk tur konsernya.
“Penggebuk drum saya Sarah [Jones, bekas personel New York Pony club/Hot Chip] adalah penggemar berat Anda,” ujarnya.
Styles baru-baru ini juga mengungkapkan bahwa lagu Sign of The Times bercerita soal Brexit dan gerakan Black Lives Matter.
[Gambas:Youtube]
Styles baru saja merilis album solo pada Jumat (12/5) lalu. Untuk mempromosikan albumnya, bintang One Direction itu muncul dalam acara Breakfast di Radio 2 bersama Chris Evans dan Nick Mason di hari yang sama.
Dalam acara itu, Mason mendeskripsikan pengalamannya saat pertama kali mendengarkan lagu Styles, Sign of The Times.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya menyetir dan mendengar lagu Harry. Saya mendengarkan lagu itu dan sang DJ mengatakan, ‘Lagu ini terdengar sedikit seperti Pink Floyd, menurut saya.’ Dan saya pikir, ‘Ya, saya bisa memainkannya,’” ujarnya, melansir NME.
Mason melanjutkan, “Saya mendengarkan musik di radio dengan cara khusus, yang mana [dengan maksud] drum dan bass. Keyakinan saya adalah band terdiri dari bass, drum dan beberapa tindakan baru. Omong-omong, saya mendengar [lagu Harry] dan saya pikir saya akan bertanya pada Harry apakah saya bisa memainkan drum untuk lagu di album barunya.”
Mantan kekasih Taylor Swift itu bahkan mengatakan bahwa Mason juga bisa bermain untuk tur konsernya.
“Penggebuk drum saya Sarah [Jones, bekas personel New York Pony club/Hot Chip] adalah penggemar berat Anda,” ujarnya.
Styles baru-baru ini juga mengungkapkan bahwa lagu Sign of The Times bercerita soal Brexit dan gerakan Black Lives Matter.
[Gambas:Youtube]