Permintaan itu datang menyusul adanya aksi teror bom bunuh diri yang terjadi saat konser Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris, Senin (22/5) malam waktu setempat.
Seperti dilaporkan Reuters, penggemar fanatik Bieber yang kerap disapa Beliebers takut konser idola mereka bakal diserang aksi teror seperti yang terjadi pada Ariana. Beliebers rela tak bertemu dengan Bieber di konsernya demi keselamatan sang idola dan para penonton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebetulan Braun juga adalah manajer Ariana yang konsernya terganggu ledakan.
"Saya hanya tidak ingin apa yang saya harapkan bakal berakhir sebagai malam yang menyenangkan akan berakhir seperti kemarin malam [tragedi Manchester],” kata Leanne Muray, penggemar yang sudah membeli tiket konser sang pelantun Sorry di Dublin, kepada Reuters.
Meski banyaknya permintaan membatalkan konser, perwakilan Bieber masih belum memberi tanggapan soal hal ini. Ariana sendiri langsung menunda sisa konsernya setelah ledakan.
Tragedi Manchester yang menyerang konser Ariana menyisakan duka yang mendalam. Tragedi itu menewaskan 22 orang dan puluhan lainnya luka-luka. Ariana langsung pulang ke Florida setelah kejadian yang diduga dilakukan oleh seorang pemuda 22 tahun berdarah Libya itu.