Pesona Bali

Bali Blues Festival Hening Sejenak untuk Bom Kampung Melayu

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Jumat, 26/05/2017 22:25 WIB
Bali Blues Festival Hening Sejenak untuk Bom Kampung Melayu Gelaran hari pertama Bali Blues Festival 2017 diisi degan hening sejenak untuk menghormati mereka yang jadi korban bom Kampung Melayu. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Nusa Dua, CNN Indonesia -- Gelaran hari pertama Bali Blues Festival 2017, resmi digelar di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Jumat (26/5). Tepat pukul 17.00 WITA, grup North Bali Cross Road membuka acara yang digelar hingga besok, Sabtu (27/5).

Di hari pertama ini turut dimeriahkan sejumlah musisi papan atas, seperti Gugun Blues Shelter yang menjadi penampil pemungkas, sebelumnya turut ada kolaborasi antara musisi asal Bali Balawan dengan Gilang Ramadhan, kemudian Bali Guitar Club, Dialog Dini Hari, Ika & The Soulbrothers, Raw Earth (Singapore), serta Ronald Gang.

Di sela-sela penampilan para musisi, pemandu acara turut mengajak pengunjung untuk mengheningkan sejenak bagi korban tragedi bom Kampung Melayu.

Tri Utami, vokalis grup legendaris Krakatau pun diminta untuk memimpin doa dari atas panggung bersama Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana dan jajaran penyelenggara acara.


"Berkumpul di tanah indah ini, tanpa melupakan apa yang terjadi. Mari sudahi semua, cukup sudah perdebatkan perbedaan, berkelahi. Mari pikirkan kesamaan dan kebersamaan, kita sudah ada di sini tak perlu tanya datang dari mana, anak siapa, agamanya apa," kata Tri Utami.

Dia menambahkan, bahwa acara ini sebagai perayaan akan kesyukuran hidup di Indonesia, bersyukur dengan kebhinekaan.

"Mari merenung sejenak, jadikan tragedi lalu menjadi terakhir kalinya kita disakiti dan dibenci," ucapnya yang kemudian melantunkan puji-pujian umat hindu Tri Sandya, om bhur bwah svaha dan Indonesia raya.

Acara tahunan yang digelar sejak 2015 ini merupakan hasil kerjasama Pregina Art and Showbiz dengan ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) Nusa Dua demi mempromosikan pariwisata Indonesia.

"Bali Blues Festival merupakan salah satu atraksi di Pulau Peninsula untuk meningkatkan minat wisatawan ke Nusa Dua, kami berharap ini dampaknya tidak hanya secara langsung dari mereka yang datang, tapi efek tidak langsung, setelahnya acara ini jadi lebih dikenal menjadi sebuah branding," ungkap Igde Pitana, selaku Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata.

Berbeda dari dua tahun sebelumnya, tahun ini gelaran yang mengusung tema Blues is Making Friends ini dikembangkan dari semula hanya satu hari menjadi dua hari.

Untuk gelaran hari kedua besok, Sabtu (27/5), BBF 2017 akan menyuguhkan penampilan dari Krakatau Reunion, The Six Strings, Crazy Horse, Sound of Mine bersama Rio Sidik, The Bodhi, dan lainnya.